Gerbang Daerah
JAWA TIMUR > KABUPATEN BONDOWOSO >

Pengendalian Massal Serangan Hama Wereng Hijau (gerdal)

Rabu, 07 Apr 2021
Sumber Gambar : DOK. PRIBADI

PENGENDALIAN MASSAL SERANGAN HAMA WERENG HIJAU

(GERDAL)

Hama wereng hijau telah menyerang persawahan yang terletak di desa Cindogo Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso.  Seluas 5 ha tanaman padi pada areal lahan potensial seluas 75 ha telah diserang wereng hijau, yang mengakibatkan terjadinya pengeringan pada daun.
Adanya laporan dari Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Tapen, Suryanto bahwa terdapat tanaman padi di wilayahnya yang terkena hama wereng Hijau, maka pertengahan APRIL 2021,  Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso  mengadakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terhadap Hama Wereng Hijau, untuk mencegah meluasnya serangan hama wereng tersebut. Semangat Kepala Dinas Pertanian Bondowoso untuk segera melakukan Gerakan pengendalian OPT ini tentunya berkat motivasi dari Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian yang selalu disampaikan dalam setiap kesempatan, bahwa “Pertanian tidak boleh berhenti”.  Sekalipun saat ini sedang pandemic Covid -19, kita sebagai masyarakat pertanian harus tetap melakukan kegiatan pertanian, termasuk Gerakan Pengendalian OPT. 

Gerakan pengendalian OPT ini dihadiri oleh Koordinator, Superviser dan Programer BPP Gunung Anyar, PPL Seluruh Kec. Tapen, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sari Bumi 2, Siswa PKL SMK PP N 1 Tegalampel dan POPT Suryanto.  Selaku  POPT, suryanto  menjelaskan bahwa Wereng Hijau adalah salah satu hama padi yang paling berbahaya dan merugikan. Serangan Wereng HIjau ini gejala awalnya tidak terlihat karena tanaman padi terlihat hijau padahal pada areal tanaman sudah ada populasi Wereng Hijau . Wereng Hijau ini menyerang tanaman dengan cara menusuk menghisap cairan tanaman sehingga tanaman yang terserang akan mengering /hopper-burn. 

Dijelaskan pula bahwa pengenalan cara hidup dan siklus hidup hama ini penting untuk diketahui agar ditemukan cara pengendalian yang tepat.  Apabila ditemukan populasi Wereng Hijau pada tanaman padi fase vegetatif maupun fase generatif. perlu segera dikendalikan sebelum serangan meluas.  Pengamatan pada pangkal batang dilakukan secara intensif dan rutin maksimal 3 hari sekali.  Apabila jumlah wereng hijau yang ditemukan 7-9 ekor per rumpun, perlu segera diatasi dengan pestisida baik secara hayati maupun kimiawi. Wereng Hijau menyerang  pada setiap fase pertumbuhan sejak fase persemaian  sampai tanaman vegetatif.  Apabila populasi tinggi, maka tanaman fase generatif bisa terserang.

Selama ini petani sudah melakukan pengendalian dengan pestisida, namun hasilna tidak sesuai harapan karena ketidakpahaman masyarakat tentang pestisida dan cara pengaplikasiannya di lapangan.  Menurut UU No. 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman pasal 20 ayat 1 bahwa Perlindungan Tanaman dilaksanakan dengan Sistem Pengendalian Hama Terpadu, dimana pestisida merupakan alternatif terakhir.  Dalam pengaplikasian pestisida, harus menerapkan 5 tepat yaitu tepat  sasaran, tepat dosis dan konsentrasi, tepat waktu, tepat cara dan tepat jenis.

Selanjutnya penggunaan pestisida tidak boleh terus menerus dengan alasan musuh alami bisa ikut mati sehingga hama menjadi merajalela karena telur-telur hama tidak mati, sehingga akan terdi ledakan serangan hama dan tidak menjadikan residu pada tanaman padi tsb.

Pada kesempatan tersebut, pengendalian dilakukan pertanaman padi yang baru berumur 2 minggu setelah tanam.  Untuk persemaian, diberikan Furadan, sedangkan untuk pertanaman diberikan Aplaud 10 WP. 

Diharapkan setelah adanya gerakan pengendalian ini petani bisa mengerti tentang siklus hidup Wereng Hijau  sehingga bisa dikendalikan sebelum tanaman mengering  yang bisa menyebabkan gagal panen. Disamping itu, para petani dapat mengaplikasikan pestisida dengan benar sehingga bisa menghasilkan produksi yang optimum, dan dapat memberikan dukungan terhadap kecukupan pangan nasioal.

 

PENYULUH PERTANIAN WKPP CINDOGO

KUSMIATI,S.P

NIP. 19880317 201706 2 001

 

PENGUNJUNG

58750

HARI INI

81057

KEMARIN

26265447

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook