Gerbang Nasional

Antusias Bentuk PT di Food Estate, Gapoktan Himpun Saham Senilai 200 Juta

Selasa, 16 Feb 2021
Sumber Gambar : pangannews.id

 Kalimantan Tengah - Tingginya potensi program Food Estate di Kalimantan Tengah, sangat disadari sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Mereka pun semangat membentuk Perseroan Terbatas, bahkan telah menghimpun saham senilai Rp 200 Juta. Hal ini juga menjadi bagian dari pengembangan Food Estate. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, program food estate di Kalteng menjadi role model bagi program food estate di tingkat nasional. 

Mentan berharap tiap komponen komoditas pertanian di Kalteng dapat memiliki nilai ekonomi, serta dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan taraf hidup para petani. 

“Food estate itu berarti kita tingkatkan produktivitas, tidak single comodity, tetapi berbagai comodity harus terkait di dalamnya, harus menggunakan mekanisasi, tetapi manusia tetap menjadi bagian-bagian dari kekuatan yang ada, terutama masyarakat setempat,” harapnya. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, memaparkan perkembangan pengembangan kawasan food estate berbasis korporasi petani. 

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan adalah transformasi kelembagaan petani dari Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) menjadi Gapoktan Bersama di kawasan food estate berbasis korporasi petani di Provinsi Kalimantan Tengah. Gapoktan Bersama saling berkonsolidasi untuk membentuk korporasi. 

"Proses pembentukan korporasi petani di kawasan food estate Kalteng ini telah dimulai sejak 14 November 2020 hingga terbentuk tiga Gapoktan Bersama di Kabupaten Pulang Pisau, yaitu Gapoktan Bersama Sepakat Khapas Mandiri dengan luas areal 3.737 ha, Gapoktan Bersama Jaya Sejahtera Mandiri dengan luas areal 4.804 ha dan Gapoktan Bersama Cahaya Kahayan Modern dengan luas areal 1.459 ha.  Kegiatan ini melibatkan 28 Gapoktan dan 175 poktan pada tahun 2020 dengan total luasan di Kapubaten Pulang Pisau  seluas 10.000 ha," Jelas Dedi.

Dijelaskan Dedi, dalam rangka proses pembentukan badan hukum korporasi petani, maka telah dilakukan pendampingan dalam bentuk sosialisasi Pembentukan Gapoktan Bersama menjadi Perseron Terbatas (PT) Korporasi Petani Maju di Kabupaten Pulang Pisau yang dilaksanakan pada Kamis (11/2/2021)  di Kecamatan Pandih Batu. 

Tim Gugus Tugas telah bergerak melakukan pembentukan korporasi petani di wilayah Klaster Pulang Pisau. 

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan dari Dinas Pertanian Provinsi Kalteng, perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Perwakilan Camat lokasi Food Estate Kabupaten Pulang Pisau, perwakilan Gapoktan Bersama, penyuluh dan pendamping. 

Pada acara Sosialisasi Pembentukan Gapoktan Bersama menjadi Perseron Terbatas (PT) Korporasi Petani Maju di Kabupaten Pulang Pisau, terhimpun dana dari penawaran penjualan saham kepada petani yang akan menjadi pemegang saham di PT Korporasi Petani Maju sejumlah 2.225 lembar saham atau senilai Rp 222.500.000,- (dua ratus dua puluh dua juta lima ratus ribu rupiah).

Hal ini merupakan suatu prestasi yang perlu diapresiasi untuk segera dilakukan pendampingan dan pengawalannya dalam proses pembentukan Korporasi Petani yang melibatkan Notaris sehingga harapan para petani pemegang saham dapat segera terealisasi dan food estate di Kalteng dapat segera terwujud. (NF)

sumber :pangannews.id

PENGUNJUNG

23166

HARI INI

71776

KEMARIN

22545907

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook