Gerbang Daerah
BALI > KABUPATEN BADUNG > KUTA UTARA

SOSIALISASI BANTUAN BENIH CABAI

Selasa, 12 Jan 2021
Sumber Gambar : Dokumen BPP

   Cabai merupakan salah satu tanaman yang  mudah untuk dibudidayakan. Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang , kebanyakan masyarakat perkotaan  mengisi waktu luang dengan berkebun. salah satu tanaman yang cocok dan mudah untuk ditanaman adalah cabai, dengan perawatan dan penanaman yang mudah cabai menjadi salah satu tanaman yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain menanam dan memilih bibit cabai yang benar dan berkwalitas, cara perawatan dan pemeliharaan harus dilakukan dengan baik agar dapat menghasilkan buah maksimal. disamping itu dalam upaya mengatasi gejolak harga cabai, pemerintah mencanangkan gerakan nasional tanam ( Gertam ) cabai dipekarangan. setiap rumah tangga dianjurkan menanam 10 – 20 batang cabai. jika dipelihara dengan baik , satu batang cabai dapat berproduksi antara 0,7- 1,4 kg per pohon .

    Mendukung Gerakan Nasional Tanam ( Gertam )  cabai dipekarangan Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Badung-Bali dari kegiatan CSR Cabai kerja sama dengan Bank BPD Bali memberikan bantuan bibit cabai dalam polybeg sebanyak 4.500 pohon kepada masyarakat Desa Dalung kecamatan Kuta Utara yang dibagi di dua lokasi masing-masing di Desa Adat Dalung sebanyak 3.000 pohon dan Desa Adat Padang Luih sebanyak 1.500 pohon . Sedangkan kusus untuk  SMP Tiara Nirwana diberi bantuan bibit cabai sebanyak 250 pohon  

   Agar pemahaman petani penerima bantuan bibit cabai tentang cara pemeliharaan tanaman cabai agar dapat tumbuh dan menghasilkan secara optimal , untuk itu dilaksanakan kegiatan sosialisasi bantuan bibit cabai yang dilaksanakan hari senen, 11 Januari 2021 bertempat diwantilan Pura Desa Adat Padang Luih, hadir dalam acara ini Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung diwakili oleh  Ir. I Made Sumerta, Bendesa Adat padang Luih ( Ketut Sudana )  Kepala BPP Kuta Utara ( I Nyoman Suasa, S.ST ) dan masyarakat peserta sosialisasi sebanyak 30 orang wakil dari masing-masing banjar adat . Selanjutnya disampaikan oleh Ir. Made Sumerta lima langkah mudah untuk pemeliharaan dan perawatan cabai dalam polybeg  Al :  1) berikan pupuk tambahan NPK Mutiara sebanyak 1 sendok makan setiap bulan, semprotksn pupuk organik cair pada pase pegetatif maupun pase generatif, penambahan pupuk organik kedalam polybeg   bila media tanam sudah berkurang . 2) Lakukan penyiraman tanaman sekurang - kurangnya 3 hari sekali, apabila matahari bersinar terik siram tanaman setiap hari pagi/sore hari .   3) Setelah tanaman tumbuh sekitar 20 cm berikan ajir dari bambu untuk menopang tanaman agar tumbuh tegak tidak roboh.  4) Tunas-tunas yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan ( dirompes ).   5)  Penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terserang hama atau penyakit. Bila terserang hama lakukan penyemprotan dengan insektisida secukupnya, kalau terlihat ada serangan jamur kendalikan dengan fungisida .  Disamping bantuan bibit cabai  dibantu juga dengan sarana produksi berupa pupuk organik padat sebanyak  4.500 kg dan pupuk NPK Mutiara sebanyak 1.125 kg.  Semoga tanaman cabai petani dapat tumbuh dengan baik  dan menghasilkan secara optimal

 I Nyoman Suasa, S.ST.  Koordinator BPP Kuta Utara

 

PENGUNJUNG

1243

HARI INI

26149

KEMARIN

27620754

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook