Materi Penyuluhan

Seleksi Telur Ayam Kampung Yang Baik Untuk Ditetaskan

Senin, 04 Jan 2021
Sumber Gambar : Kompasiana.com

Syarat utama sebelum kita menetaskan telur ayam untuk dijadikan sebagai bibit dalam usaha Ternak ayam kampung, adalah memilih telur yang memiliki kualitas baik untuk ditetaskan. Tujuannya agar telur-telur yang kita tetaskan nantinya bisa menetas semua serta
mendapatkan kualitas bibit yang unggul. Walaupun memang semua telur terlihat sama, namun tidak semua telur bisa menetas jika
ditetaskan.
Penyebab telur tidak menetas saat ditetaskan
Sebelum kita membahas cara memilih telur yang baik untuk ditetaskan, ada baiknya jika kita simak dulu tentang penyebab telur yang tidak menetas saat ditetaskan, yaitu diantaranya:
1. Telur terlihat terang saat diteropong
Telur yang tampak jernih ketika di test dengan cahaya (teropong), sudah dapat dipastikan telur tidak akan menetas saat ditetaskan, karena telur tersebut tidak subur atau telur subur tetapi tidak ada embrio (tidak dibuahi).
2. Telur terlalu lama disimpan
Factor penyebab kegagalan lainya adalah telur terlalu lama disimpan, semakin lama telur disimpan, daya tetas telur akan semakin menurun, jadi agar daya tetas telur maksimal sebaiknya telur segera ditetaskan sebelum satu minggu.
3. Suhu pengeraman tidak sesuai
Kesalahan ini biasanya terjadi jika menetaskan telur dengan mesin tetas, yaitu tidak menjaga suhu tetap stabil, seperti salah set termostat atau banyak kebocoran pada mesin tetas, sehingga embrio tidak bisa berkembang dan mengakibatkan telur tidak menetas.
Itulah beberapa factor yang menyebabkan telur ayam tidak menetas saat ditetaskan.
Cara memilih telur yang baik
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih telur untuk ditetaskan, adalah memilih telur yang baik, adapun caranya bisa dilihat dari tampilan fisik serta aromanya.
Ciri-ciri telur yang baik untuk ditetaskan
Telur yang baik memiliki andil yang sangat besar untuk keberhasilan dalam proses penetasan, dan berikut ini adalah ciri-ciri telur yang bagus.
1. Kulit telur tidak retak
Telur yang berkualitas baik adalah cangkang atau kulitnya tidak retak, karena jika cangkangnya retak sedikit saja, maka proses penetasan dapat dipastikan tidak akan berhasil.
Kemungkinan gagalnya proses penetasan terjadi karena bakteri masuk melalui cangkang yang retak yang akan mengkontaminasi telur sehingga telur tidak berhasil menetas menjadi anakan ayam.
2. Kulit telur bersih dari kotoran
Telur yang akan ditetaskan harus bersih atau terbebas dari kotoran yang mengandung bakteri, karena bakteri-bakteri tersebut bisa mengganggu proses perkembangan embrio, dan mengakibatkan telur gagal menetas. Untuk masalah yang satu ini bisa diatasi dengan membersihkan kulit telur menggunakan air hangat, kemudian dikeringkan dengan kain lap.
3. Telur memiliki ukuran yang standar
Ciri telur yang baik juga bisa dilihat dari bentuk dan ukuranya, telur yang baik memiliki bentuk yang tidak terlalu besar dan kecil, atau memiliki ukuran yang rata-rata hamper sama, dengan bentuk yang normal (bulat lonjong). Selain memiliki ukuran yang standar, bobot telur juga bisa anda jadikan patokan, yaitu berat untuk telur ayam kampung yang baik adalah 40 gram/butir.
4. Warna cangkang cenderung gelap
Warna cangkang telur yang baik untuk ditetaskan adalah yang cenderung berwarna gelap, sebab biasanya kulit telur yang berwarna gelap lebih cepat menetas jika disbanding dengan telur yang warnanya terang.
5. Telur tidak bau busuk
Telur yang memiliki aroma tidak sedap sebaiknya jangan ditetaskan, karena dapat dipastikan telur tidak akan menetas, biasanya telur tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri karena terlalu lama disimpan dalam suhu yang tidak sesuai.
6. Perhatikan lama penyimpanan telur
Seperti yang sudah saya singgung diatas tadi, salah satu factor yang menyebabkan telur tidak menetas adalah penyimpanan telur yang terlalu lama. Jadi jika anda ingin menetaskan telur ayam sebaiknya jangan menyimpanya telur terlalu lama, sebab kualitas telur semakin lama semakin menurun.
7. Perhatikan asal induk
Telur yang berkualitas baik, pada umumnya berasal dari indukan yang unggul, maka dari itu usahakan telur yang akan anda tetaskan berasal dari indukan yang sehat, terbebas dari penyakit, serta induk sudah berumur. Umur indukan ayam kampung yang ideal untuk dijadikan sebagai bibit harus sudah lebih dari 1,5 tahun, selain itu perbandingan untuk induk jantan dan betina yaitu 1:4, satu ekor
induk jantan untuk 4 ekor induk betina agar telur dibuahi secara sempurna.
8. Test mengunakan teropong
Untuk mendapatkan kualitas telur yang baik untuk ditetaskan selain dapat dilihat dari cirri fisiknya, bisa juga dilihat dengan menggunakan teropong yang tanda-tandanya seperti:
•?Rongga udara pada bagian yang tumpul dan tidak berpindah tempat saat diputar,
•?Terlihat ada bibit embrio atau titik kecil pada kuning telur.

Penyusun : Sad

Sumber :berbagai artikel Litbangtan

PENGUNJUNG

1282

HARI INI

26149

KEMARIN

27620793

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook