Materi Penyuluhan

Comin Block Sebagai Pakan Padat Mineral Untuk Ruminansia

Senin, 04 Jan 2021
Sumber Gambar : Disnak Kab. Garut

Pendahuluan
Tingkat kecukupan pakan dan nutrient untuk ternak ruminansia akan berpengaruh terhadap tingkat produktivitas ternak yang bersangkutan. Salah satu komponen nutrient penting yang sangat dibutuhkan pasokan dari luar adalah nutrient mineral. Jumlah unsure mineral dalam menunjang berlangsungnya proses metabolism tubuh sangat vital.
Pola pemeliharaan ternak ruminasnsia di Indonesia masih dilakukan secara semi tradisional, dengan mengandalkan ketersediaan pengadaan pakan hijauan yang dapat  dikumpulkan dari lapangan. Sebagai konsekwensinya tingkat produktivitas ternak ruminansia belum mencapai titik yang optimal dan tidak sesuai dengan potensi genetic yang dimiliki. Sementara  ragam, komposisi dan umur potong pakan hijauan sangat bervariasi. Sehingga tidak mustahil pasokan nutrient mineral yang bersumber dari pakan atau ransum cukup bervariasi dan pada umumnya lebih rendah atau berada pada ambng batas yang dibuthkan. Hasil uji lapang terhadap kandungan unsure menieral menunjukan bahea ternak ruminansia yangmendapat palan hijauan dengancara “potong angkut” (cut and carry), menderita kekurangan unsure mineral. Lebih jauh dilaporkan bahwa uji mineral darah terhadap ternak domba dan kambing di daerah Jaw Barat menunjukkan kekurangan unsure mineral, Fe,Cu,Zn dan Mn. Sementara hasil uji petik dilapangan terhadap kandungan mineral darah ternak sapi perah menunjukkan bahwa unsure mineral Ca, K dan Na berada pda tingkat ambang-batas.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrient dapat memenuhi kebutuhan nutrient mineral tersebut, perlu diupayakan pasokan dari bahan lain yakni dari pakan imbuhan (feede additive). Salah satu caranya adlah dengan memberikan imbuhan mineral lengkap dalam ransum, karena jumlah yang dibutuhkan dan diberikan dalam jumlah yang sedikit, maka dalam aplikasinya menyulitkan para proktisi dilapang. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu imbuhan mineral lengkap yang diramu dlam bentuk tertentu gar jumlah mineral yang sekikit itu dapat dilonsumsi, tidak terbuang atau tercecer dan mudah dilakukan oleh petani-peternak. Cara yang dimaksud adlah dalam bentuk balok (kubus atau bulat panjang) yang mengandung mineral lengkap (complete mineral block) dan disebut dengan “comin block”
Komposisi Komin Blok
Comin-blok tersusun dari komponen bahan ransum, seperti dedak padi, campuran minerl lengkap, molasses, kapur, garam dan semen.Agar adonan/campuran dapat homogeny, maka komponen tersebut dihaluskan/giling. Garam, mineral dan kapur dicampur terlebih dahulu sampai homogeny yng untuk selanjutnya dicampur dengan dedak padi giling. Semen dipergunakan sebagai bahan perekat dan sebelum dicampur sebaiknya semen dilarutkan terlebih dahulu dengan menggunakan air secukupnya.  Masukkan molasses kedalam larutan semen, diaduk sampai rata. Campuran didalam bentuk cair ini selanjutnya dimasukkan kedlam cair ini selanjutnuya dimasukkan kedalam campuran bahan yang berbentuk tepung secara perlahan-lahan dan diaduk sampai cukup homogeny. Selanjutnya adonan siap cetak dengan ukuran yang disesuaikan dengan selera konsumen dan ternak taerget (ruminansia kecil atau besar). Hasil cetakan di keringkan dibawah sinar matahari ataupun dengan mempergunakan mesin pengering atau oven. Sebelum disimpan di sarankan agar comin block di angin-anginkan selama lebih kurang sehari. Comin block sebaiknya dibungkus dengankantong kedap udara, seperti plastic, sehingga dapat disimpan selama kurun waktu yang cukup lama.
Dosis Dan Cara Pemberian
Pemberian dapat dilakukan hanya dengan menempatkan comin block berbentuk bulat panjang, dengan ukuran penampang 8 cm dan tinggi 5 cm, dapat menyediakan kebutuhan mineral domba dewasa selama satu minggu. Secara lahiriah, ternak akan mengkonsumsi kebutuhan nutien sesuai dengan kebutuhannya. Dengan perkatan lain, apabila kebutuhan mineral untuk domba telah terpenuhi mka ternak tersebut akan berhenti mengkonsumsi. Kelebihan konsumsi unsure mineral sebagai akibat pemberian comin block tidak menyebabkan keracunan, karena ketersediaan unsure mineral dalam comin block masih dalam batas yang dapat ditolelir, disamping dengan tata cara pemb erian yang teratur kemungkinan kelebihan konsumsi comin block dapat dihindari.

Keuntungan dan Khasiat Untuk Ternak
-    Comin block di formulasi sedemikian rupa sehingga menjamin ketersediaan unsure mineral yang dibutuhkan ternak.
-    Mudah dalam aplikasi pemberian mineral
-    - Nafsu makan meningkat
-    Penampilan ternak meningkat
-    Mencegah kerugian yang disebabkan kelainan metabolism tubuh sebagai akibat kekurangan mineral
 Komposisi Kandungan Unsur Mineral dalam Comin Block 1 kg terdapat anatara lain :
Kalsium Karbonat 150  gr, Kupri Sulfat 1gram Besi Sulfat 1gram, Mangan Sulfat 0,7gram, Kobalt 0,2 gram, Seng oksida 1 gram, Kalium Yodida 0,2 gram, Tepung tulang 42,2 gram.
Dari hasil kajian pemberian  imbuhan mineral  ditambah dedak padi pada domba dibandingkan dengan domba hanya diberikan tambahan padi saja dan pada domba control (tanpa pemberian dedak dan mineral ) di peroleh data bahwa  konsumsi bahan kering  (g/kg BH0.75)  sebesar 99,1 sedangkan bagi domba yng hanya diberi imbuhan dedak padi diperoleh79,5 sedangkan untuk control 78,4 saja.
Sedangkan penambahan bobot hidup harian (g/ekor) diperoleh data bahwa bagi domba dng penambahan mineral dan dedak sebesar 68,7 lebih tinggi dibandingkaan dengan domba yang hanya diberi imbuhan dedak saja sebesar 36,5 sedangakn untuk domb yng tanpa pemberian  diperoleh 8,0 . (sumber  : Prabowo, dkk 1983)

Penyusun Sad Hutomo

Sumber Bacaan : berbagai artikel Litbang

PENGUNJUNG

1192

HARI INI

26149

KEMARIN

27620703

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook