Materi Penyuluhan

PROSES EKSTRAKSI UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH TEMBAKAU

Kamis, 31 Des 2020
Sumber Gambar : tipspetani.blogspot.com

Pelaku usaha di industri produk tembakau alternatif menyambut baik wacana pengembangan diversifikasi produk tembakau melalui proses ekstraksi yang dapat meningkatkan nilai tambah tanaman tersebut. Salah satu produk turunan tembakau yang dihasilkan melalui proses ekstraksi tanaman tembakau adalah nikotin cair yang diperlukan pelaku industri rokok elektrik sebagai bahan baku pembuatan cairan rokok elektrik atau liquid vape.

Kementerian Pertanian menyatakan proses ekstraksi yang menghasilkan produk turunan dapat meningkatkan nilai tambah tanaman tembakau sehingga potensi komoditas unggulan ini dapat dimanfaatkan lebih optimal. Hasil panen tembakau selama ini baru sebatas diolah menjadi produk rokok. Padahal, dengan perkembangan teknologi, tanaman tembakau dapat diolah dan menghasilkan berbagai macam produk turunan selain rokok. Pemanfaatan tembakau perlu ditingkatkan dengan melakukan diversifikasi untuk menghasilkan berbagai macam produk turunan selain rokok. Diversifikasi produk tembakau ini dapat membantu petani tembakau memberikan nilai tambah bagi hasil panennya secara menyeluruh. Tanaman tembakau dapat di olah menjadi asap cair tembakau yang berfungsi sebagai pestisida nabati. Selain itu, hasil ekstraksi tembakau juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku produk farmasi maupun produk kosmetik.

Ekstraksi tembakau juga dapat menghasilkan nikotin cair untuk produk tembakau alternatif seperti industri cairan vape atau rokok elektrik yang sedang berkembang belakangan ini. Bahan baku untuk ekstraksi tembakau melimpah di Indonesia dan memiliki potensi yang amat besar. Sayangnya, saat ini upaya ekstraksi tembakau masih terbatas di laboratorium belum mencapai skala industri. Untuk sampai ke skala industri, pengembangan ekstraksi tembakau masih membutuhkan perjalanan yang panjang. Selain perlunya kajian dan penelitian terkait kandungan dan ekstraksi tembakau, perlu juga kajian dari sisi ekonomi agar investor tertarik untuk membangun industri ekstraksi tembakau di Indonesia.

Kementan mendorong upaya pengembangan ekstraksi tembakau sebagai diversifikasi produk tembakau. Saat ini, Kementan memiliki Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk melakukan kajian terkait ekstraksi tembakau. Diversifikasi melalui ekstraksi tembakau ini merupakan alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan produk tembakau yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi petani tembakau.

Diversifikasi produk melalui ekstraksi tembakau berpotensi menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Di lapangan tersebut  banyak sekali limbah tanaman tembakau yang dibuang begitu saja oleh para petani tembakau, padahal limbah tanaman tembakau tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk melalui ekstraksi tembakau. Sebab, kandungan nikotin pada tembakau tidak hanya ada pada daun saja, namun juga di bagian lain seperti batang yang selama ini belum dimanfaatkan.

Saat ini, Kementerian Pertanian memiliki Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk melakukan kajian terkait ekstraksi tembakau. Diversifikasi melalui ekstraksi tembakau ini merupakan alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan produk tembakau yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi hasil panen para petani secara menyeluruh.

Di Indonesia, sebetulnya sudah ada perusahaan yang mulai melakukan ekstraksi tembakau untuk menghasilkan nikotin cair. Namun pengembangan industri ekstraksi ini masih bergantung pada peralatan dan kapasitas produksi yang dimiliki. Maklum, untuk memproduksi nikotin cair, dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Pengembangan nikotin cair melalui ekstraksi tembakau membutuhkan investasi yang besar. Sebab, keseluruhan proses produksi harus benar-benar dikontrol untuk memastikan tidak ada limbah berbahaya. Jika tidak, nikotin bisa berubah menjadi racun. Itu sebabnya, pemerintah diharapkan dapat menyikapi secara serius potensi ekstraksi tembakau lokal untuk memproduksi nikotin cair yang berkualitas, karena akan menciptakan multiplier efek bagi seluruh bagian dari industri hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), termasuk bagi petani tembakau.

Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP)

Alamat Email : harnati_r@yahoo.com

Sumber Bacaan :

  1. https://bolehmerokok.com/2018/12/benarkah-produk-alternatif-tembakau-lebih-sehat-daripada-kretek/
  2. https://bolehmerokok.com/2018/11/beberapa-hal-yang-dilakukan-petani-tembakau-pascapanen/
  3. https://www.antaranews.com/berita/1621806/kementan-sebut-proses-ekstraksi-tingkatkan-nilai-tambah-tembakau
  4. https://finance.detik.com/industri/d-5084218/pemerintah-diminta-perhatikan-produk-tembakau-alternatif?_ga=2.48113767.1564755585.1605264661-1356234699.1589947135
  5. https://www.liputan6.com/bisnis/read/4322466/pengembangan-produk-tembakau-melalui-ekstraksi-disambut-baik-pelaku-usaha
  6. https://today.line.me/id/v2/article/Kementan+sebut+proses+ekstraksi+tingkatkan+nilai+tambah+tembakau-w32V3E
  7. Sumber Gambar Berasal dari tipspetani.bolgspot.com
PENGUNJUNG

48166

HARI INI

55732

KEMARIN

40806631

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook