Diseminasi Teknologi

POTENSI DAN PEMANFAATAN RUMEN SAPI SEBAGAI BIOAKTIVATOR

Rabu, 14 Okt 2020
Sumber Gambar : Poto kegiatan kelompok tani

 

PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Rumah Potong Hewan (RPH) selain menghasilkan daging, juga menghasilkan produk samping yang dapat dimanfaatkan dalam menghasilkan biogas yaitu cairan berupa isi rumen sapi dan kotoran sapi. Cairan tersebut mengandung bahan organik yang tinggi (Manendar, 2010). 

Pengolahan limbah cairan isi rumen dan kotoran sapi dapat dilakukan dengan cara fermentasi anaerob (tanpa udara), merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Isi rumen dapat dimanfaatkan sebagai starter apabila diproses terlebih dahulu mengingat kandungan rumen yang kaya akan nutrisi dan mikroorganisme.  Starter isi rumen adalah starter yang terbuat dari isi rumen ternak ruminansia (sapi, kambing, dan domba). Starter ini dapat dimanfaatkan untuk biakkan bakteri/mikroba di dalamnya atau sebagai starter pembuatan kompos/ pupuk organik dan fermentasi limbah hasil pertanian seperti jerami untuk pakan ternak.   

Rumen adalah salah satu bagian ternak ruminansia (memamah biak) seperti sapi, kerbau, kambing dan domba. Rumen berisi bahan pakan yang dimakan oleh ternak yang berupa rumput/hijauan lainnya, dan pakan penguat (konsentrat). Di dalam rumen telah  terjadi proses fermentasi oleh mikroorganisme (bakteri, protozoa, yeast, fungi). Isi rumen limbah rumah potong hewan  menjadi salah satu permasalahan lingkungan karena kuantitasnya berupa limbah yang dihasilkan sangat besar di mana produksi di Indonesia pada tahun 2012 mecapai 240 juta liter, baunya kuat, kandungan air tinggi sehingga sulit penanganannya.

 Hasil pencernaan hewan ruminansia juga menghasilkan gas metana. Hewan –hewan ini memecah selulosa yang terkandung dalam rumput menjadi molekul yang dapat diserap oleh rumen dengan bantuan mikrobia anaerob. Di sisi lain dengan kuantitas yang besar ditambah kandungan zat makanannya yang tinggi, mengandung pakan yang sebagian besar sudah tercerna sehingga siap dimanfaatkan oleh ternak, dan mengandung mikrobia dalam jumlah sangat besar sehingga berpotensi sebagai sumber single-cell protein berkualitas baik, maka isi rumen limbah rumah potong hewan mempunyai potensi sebagai pakan ternak sumber protein. Namun, cairan rumen mengandung zat makanan, seperti protein vitamin, mineral dan lain-lain, yang diproduksi oleh mikroba rumen. Potensi nutrien dari cairan rumen ini dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi suplemen biomineral. Selain itu potensi produksi yang cukup tinggi yang berasal dari pemotongan hewan.

Mengingat kandungan isi rumen sapi kaya akan nutrisi maka, isi rumen sangat baik digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan geed suplemen ternak berupa bioplus. Bioplus adalah suplemen ternak terbuat dari limbah ternak, seperti isi rumen dengan penambahan bahan pakan lain, seperti bekatul/dedak , molasses dan EM-4.

 

PROSES PEMBUATAN STARTER ISI RUMEN SAPI

 

Bahan:

  1. Isi rumen sapi sebanyak 5 kg
  2. Tetes atau gula merah sebanyak 1 kg
  3. Katul sebanyak 2 kg
  4. Air sebanyak 10 liter

 

Peralatan :

  1. Wadah tutup plastik
  2. Kayu pengaduk
  3. Saringan
  4. Timbangan

 

Cara Pembuatan :

  1. Semua bahan ditimbang (Katul, tetes dan air) kemudian dicampur
  2. Isi rumen dimasukkan kedalam ember/wadah lalu diaduk hingga rata
  3. Menambahkan molases kedalam rumen kemudian dicampur hingga merata
  4. Menutup rapat ember dengan plastik, kemudian diikat dengan talia rafia dengan erat selama 1 malam. .
  5. Amati rumen sapi pada hari ke 4,5,6.

Pengamatan :

  1. Warna rumen yang sudah diolah dari warna hijau berubah menjadi coklat pada hari ke 6 dalam proses fermentasi. Terlihat ada jamur berwarna putih.
  2. Baunya agak menyengat
  3. Phnya
  4. Berat padat rumen menjadi 9 kg
  5. Rumen disaring pada hari ke 7. Kemudian bisa langsung digunakan

Kegunaan Rumen sapi : 

  1. Mempercepat proses pengomposan pada waktu pembuatan pupuk kompos.
  2. Sebagai Pupuk cair untuk tanaman.
  3. Mempercepat proses fermentasi jerami pakan ternak
  4. Sebagai bibit bakteri atau bioaktivator.

 Keunggulan Mikroorganisme Rumen Untuk Pertanian

  1. Dapat diproduksi sendiri oleh petani mandiri
  2. Ketersediaan bahan yang cukup mudah dan murah
  3. Pengolahan hanya dengan alat sederhana
  4. Sangat bermanfaat bagi petani dengan pola tanam organik

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Darsono, W.W.20011. Isi Rumen Sebagai Campuran Pakan. Dalam:http:/darsono ww.blogspot.com//2011/Isi- rumen-sebagai- campuran-pakan.html     

http://info-nak.blogspot.com/20017/5/membuat-probiotik-dari-isi-rumen-1.html

Manendar. R. 2010. Pengolahan Limbah Cair Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dengan Metode Fotokalitik TiO2 : Pengaruh Waktu     Kontak Terhadap Kualitas BOD5, COD, dan pH Efluen. Tesis. Program Studi Kesehatan Masyarakat Veteriner Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.  

Pemanfaatan isi rumen sapi untuk pakan ternak, http:// bppmenlu, blogspot.com/2020/pemanfaatan –isi-rumen-sapi-untuk-pakan.html

 

 Penyusun: Dede Rohayana, Elma Basri

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook