Materi Lokalita
NUSA TENGGARA TIMUR > KABUPATEN LEMBATA > NUBATUKAN

FERMENTASI PAKAN TERNAK BABI

Rabu, 16 Sep 2020
Sumber Gambar : pribadi

     Dalam rangka peningkatan produktivitas ternak baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya dibutuhkan suatu formula ransum yang baik untuk ternak yang bersangkutan dengan memperhatikan aspek ekonomis yakni murah dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Kelompok Tani Kali Mas dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang yang berada di kelurahan Lewoleba Selatan kabupaten Lembata pada tanggal 27 Mei 2020, telah membuat fermentasi batang pisang untuk pakan ternak babi

    Batang pisang memang tidak memiliki kandungan gizi yang baik jika digunakan sebagai pakan ternak, baik untuk ternak babi, kambing/domba dan sapi. Batang pisang hanya mengandung air dan serat kasar. Tetapi dengan teknik  fermentasi, batang pisang bisa memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dan bisa digunakan sebagai pakan  ternak cadangan  serta bisa lebih awet. Teknik fermentasi ini sangat menguntungkan karena menekan banyak biaya.

      Ada beberapa tujuan  mengapa petani melakukan fermentasi yaitu: agar pakan ternak bisa awet dan kandungan nutrisinya tetap terjaga dan bisa bertambah, menambah nafsu makan, meningkatkan daya cerna,  meningkatkan berat badan dan menekan banyak biaya dan tenaga.

       Membuat fermentasi pakan ternak babi tidak  terlalu rumit, tetapi kita tetap harus mengikuti langkah –langkah pembuatannya agar proses fermentasi pakan tersebut tidak mengalami kegagalan. Alat dan bahan yang dipakai dalam pembuatan fermentasi pakan

  • Alat
  • Pisau/ alat pencacah lainnya
  • Wadah besar/ ember/drum  untuk menyimpan hasil fermentasi
  • Skop/ alat pengaduk lainnya
  • Plastik penutup dan karet pengikat
  • Bahan
  • Batang pisang yang sudah dicacah sebanyak 5 (lima) ember (10 Liter)
  • Dedak padi/ jagung 1 (satu) ember (10 Liter)
  • Sayuran lainnya (merungge, kangkung, daun singkong dll) 1(satu) ember (10 Liter)
  • Suplemen Organik Cair/ EM4 250 ml atau 1 gelas
  • Gula ½  kg
  • Air 10 liter
  • Cara membuat
  • Campurkan cairan pelarut yang terdiri dari EM4, air dan gula pasir. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu.
  • Siapkan batang pisang yang sudah dicacah dan  dedak padi/ jagung
  • Campurkan batang pisang dan dedak selanjutnya disirami larutan EM4 perlahan-lahan dan diaduk sampai lembab tetapi tidak basah (ketika dikepal tidak mengeluarkan air)
  • Masukan campuran pakan tersebut kedalam wadah tertutup selama 3 hari agar terjadi proses fermentasi
  • Pakan  fermentasi siap digunakan

Oleh

Lusia Marselina Dengu Gani, SST

PPL kelurahan Lewoleba Selatan

Kec. Nubatukan Kab. Lembata-  NTT

WKPP Aulolon

 

 

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook