Gerbang Daerah
ACEH > KABUPATEN ACEH BESAR > BLANG BINTANG

Sosialisasi Laporan Utama Kostratani

Jum'at, 14 Agu 2020
Sumber Gambar : Tim Cyber Aceh Besar

Suka makmur, Aceh Besar. Demi mewujudkan kedaulatan pangan Nasional, Kementan telah menetapkan gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Program baru yang dicetuskan oleh Mentan, Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu (8/11). Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Pada hari ini (14/08/2020) diselenggarakan Sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), di UPTD BPP Suka makmur. Dibuka langsung oleh drh. Ibrahim selaku Kepala Badan Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh dan juga di dampingi Rita Rohmatilah, SE.Msi selaku Sub Bidang Kelembagaan Kementrian Pertanian, Witriningsih, SH selaku Sub Bidang Ketenagaan. Dihadiri lima puluh peserta yang ada di Aceh Besar. Peserta adalah Kepala Karantina Kelas I Banda Aceh, Kabidluh, Camat, Koordinator BPP dan Admin BPP Se- Aceh Besar. 

Rita Rohmatilah mengatakan peran kostratani yakni, 1) Pusat data dan informasi, 2) pusat gerakan pembangunan pertanian. 3) pusat pembelajaran, 4) pusat konsultasi bisnis dan 5) pusat pengembangan jejaring kemitraan.

Tujuan jangka panjang kostratani adalah mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Sedangkan program jangka pendeknya adalah untuk meningkatkan penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. 

Tugas Kostratani kecamatan 1). Melaksanakan koordinasi dan sinergi kegiatan pembangunan pertanian (Sub sektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan di kecamatan). 2). Pemdataan dan pengutan data potensi pertanian di kecamtan mekiputi luas lahan baku, luas tanam, luas produksi, luas panen, produktifitas. 3). pengutan pos penyuluhan desa. 4). Pengutan kelembagaan petani dan KEP. 5). pengusulan anggaran pelaksanaan pembangunan pertanian. 6). fasilitasi pembangunan kemitraan petani atau kelompok tani serta pelaku usaha. 7). pendampingan pengawalan dan perencanaan pelaksanaan program pembangunan pertanian, antara lain varitas benih atau bibit, pupuk , obat obatan , pakan, pola tanam , kalender tanam, pasca panen, rdkk atau rdk. 8). membentuk mengawal dan mendampingi brigade subsektor spesifik lokasi. 9). melaksanakan latihan ,kunjungan, suvervisi dan kegiatan pemberdayaan program pembanguan pertanian. 10). melakukan indentivikasi permasalahan dan upaya pemecahannya; dan 11). menyusun menyajikan dan melaporkan hasil pelaksanaan program pembangunan pertanian kepada ketua kostrada melalui teknologi informasi secara priodik (harian, mingguan, bulanan) kepada kostrada. (sumber, peraturan mentri pertanian republik indonesia no: 49 tahun 2019 tentang komando strategis pembangunan pertanian.

Kehadiran Kostratani sangat memperiotaskan pembangunan spesifik lokasi unggulan daerah, dalam hal ini kelompok tani diharapkan dapat mengembangkan usaha pertanian yang menjadi perioritas spesifik dan mendukung ketahanan pangan daerah serta mendukung kegiatan pemerintah dalam menyukseskannya, dengan dukungan vasilitas yang memadai dan mempunyai tenaga ahli yang mempuni di masing- masing bidang.

Penulis: tim cyber Aceh Besar. 2020

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGUNJUNG

1298

HARI INI

26149

KEMARIN

27620809

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook