Gerbang Daerah
KALIMANTAN SELATAN > KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA > SUNGAI PANDAN

Penyuluhan Sanitasi Kandang Unggas di Kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Rantau Karau Hilir

Jum'at, 14 Feb 2020
Sumber Gambar : PPL WKPP

Kegiatan pertemuan kelompok tani dan evaluasi penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 24 Januari 2020 di kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Rantau Karau Hilir Kecamatan Sungai Pandan. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan setiap bulannya sekaligus melaksanakan evaluasi penyuluhan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman petani tentang pokok bahasan pada pertemuan ini. Kegiatan pertemuan ini diharapkan dapat rutin terlaksana setiap bulannya. Topik yang diangkat pada kegiatan ini adalah tentang “ Sanitasi Kandang Unggas “. Materi ini disampaikan atas usulan dari anggota kelompok ternak yang memelihara unggas baik itik maupun ayam. Bahkan ada beberapa dari anggota kelompok ternak yang bertambah jumlah unggas peliharaannya karena mendapatkan bantuan itik dari kegiatan Program BEKERJA di akhir bulan November 2019 yang lalu.

Pada pertemuan ini juga dilaksanakan pembayaran simpanan wajib kelompok sebesar Rp.5.000,- setiap kali pertemuan. Untuk simpanan pokok sesuai kesepakatan bersama adalah Rp. 10.000,-. Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada bendahara kelompok pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota. Sedangkan simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk membantu kelompok dalam memupuk modal dengan cara menabung, karena permasalahan pokok yang sering dihadapi petani atau kelompoktani dalam pengembangan usaha taninya adalah lemahnya permodalan. Modal (tabungan) sangat penting dalam mengembangkan usaha yang ada atau memulai usaha baru. Melalui kebiasaan menabung sehingga membuat anggota menjadi rajin datang dalam pertemuan kelompok dan ada kepercayaan serta kebersamaan.

Pada pertemuan ini, kelompok mengetahui dan memahami bahwa sanitasi adalah kegiatan menjaga kebersihan untuk pencegahan masuk atau pindahnya bibit penyakit yang akan menyerang ternak dengan cara penyemprotan. Sanitasi wajib dilakukan biasanya dilakukan sebelum unggas dimasukkan ke dalam kandang yang baru bertujuan untuk mematikan bibit-bibit penyakit ada dalam kandang tersebut. Sanitasi kandang, peralatan, dan lingkungannya diperlukan terutama untuk mengurangi resiko penyakit pada ternak unggas dan manusia akibat dari kontaminasi mikroorganisme. Resiko terjadinya penyakit pada unggas dan juga manusia dipengaruhi oleh interaksi antara 3 komponen, yaitu ternak, lingkungan dan mikroorganisme. Kontaminasi mikroorganisme dapat terjadi pada semua titik dalam suatu proses produksi. Oleh karena itu, sanitasi harus diterapkan pada semua proses produksi ternak termasuk pada peternakan unggas pedaging.

Sanitasi kandang, peralatan, dan lingkungannya merupakan suatu usaha pencegahan terhadap penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dalam rantai perpindahan penyakit tersebut. Sanitasi kandang dan peralatan pada peternakan unggas pedaging merupakan salah satu tindakan dari beberapa cara yang perlu dilakukan sebagai pencegahan berjangkitnya wabah penyakit di peternakan tersebut. Prinsip sanitasi yaitu bersih secara fisik, bersih secara kimiawi (tidak mengandung bahan kimia yang membahayakan) dan bersih secara mikrobiologis. Penerapan dari prinsip-prinsip sanitasi tersebut untuk memperbaiki, mempertahankan atau mengembalikan kesehatan baik pada manusia maupun ternak.

Tujuan sanitasi kandang, peralatan, dan lingkungannya pada awal persiapan pemeliharaan adalah menciptakan lingkungan yang nyaman dihuni ternak unggas pedaging, bebas kotoran dan bibit penyakit. Karakterisitik yang paling menonjol dari bibit penyakit adalah menyukai tempat-tempat yang kotor. Pada pemeliharaan ternak unggas pedaging, kandang dibersihkan secara menyeluruh setiap satu periode pemeliharaan setelah selesai digunakan. Sedangkan peralatan kandang seperti tempat pakan dan tempat minum biasa dibersihkan setiap hari. Baik pada saat membersihkan peralatan maupun kandang,biasa digunakan bahan sanitasi yang penggunaannya sesuai dosis aman pemakaian dan biasanya disesuaikan dengan jenis penyakit yang pernah berjangkit di wilayah lokasi kandang. Oleh karena itu, sanitasi kandang dan peralatan perlu dilakukan secara rutin supaya bibit penyakit tidak mempunyai kesempatan berkembang dan menyerang kekebalan tubuh ternak unggas pedaging. Hal ini penting mengingat hanya ternak yang sehat yang dapat memberikan produksi optimal, yang pada akhirnya memberikan keuntungan sebagai tujuan usaha peternakan unggas pedaging.

(Farida Adriani, SP)

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook