Materi Penyuluhan

PANDANWANGI MANFAAT DAN KHASIATNYA

Jum'at, 31 Jan 2020
Sumber Gambar : Balai Penelitian Pemanis dan Serat Malang 2018

Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) merupakan tanaman daerah tropis berbentuk perdu, dengan tinggi 1-2 meter, bentuk daun tunggal, duduk dengan pangkal memeluk batang dalam susunan tiga baris garis spiral, mudah tumbuh, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.  Tanaman ini mempunyai ciri khas aromanya yang harum ketika daunnya diremas-remas.

Manfaat

Selama ini, pandan wangi lebih banyak dimanfaatkan sebagai pewarna dan penambah aroma dalam berbagai macam olahan kuliner, seperti kue tradisional dan juga berbagai macam masakan. Namun ternyata, manfaat pandan wangi tidak hanya terbatas pewangi pada makanan. Pandan juga memiliki beragam manfaat lain yang tidak kalah menarik.

Sebagai tanaman herbal, daun pandan dapat pula dijadikan sebagai bahan baku pembuatan tenun layaknya tikar yang biasa dibuat dari daun pandan laut. Tanaman ini sebagai penghasil serat alami.  Serat alami menjadi bahan penguat komposit yang paling penting karena memiliki sifat mudah terurai, berlimpah, mudah diperbaharui, mudah diproses, harga yang murah, bobot yang ringan, memiliki massa jenis yang rendah, proses produksi memerlukan energi yang rendah dan lebih ramah lingkungan, serta mempunyai sifat insulasi panas dan akustik yang baik. Serat daun pandan wangi yang lebih dikenal dengan Pandanus amryllifolius fiber (PAF) merupakan salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran komposit. Daun pandan wangi juga bermanfaat bagi kencantikan seperti  mengatasi flek hitam dan jerawat, mengatasi rambut rontok, menghitamkan rambut, dan menghilangkan ketombe. Sebagai pengharum ruangan, daun pandan wangi dapat dijadikan sebagai pengharum ruangan dengan cara yang cukup mudah yaitu mengiris tipis daun pandan wangi dan meletakkannya di ruangan. Sebagai pengusir serangga, daun pandan wangi mengandung beberapa bahan kimia pembasmi serangga seperti 2-asetil-1-Pirolina (2AP) yang dapat mengusir kecoa.

Sementara itu, kandungan eugenol pada minyak atsiri pandan mempunyai manfaat sebagai bakterisida, nematisida, fungisida, insektisida dan larvisida. Penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa daun pandan dapat dimanfaatkan sebagai repellen dengan menyebabkan mortalitas sebesar 20-100 persen pada kutu beras karena adanya kandungan saponin yang bersifat merusak saluran pencernaan dengan menurunkan aktivitas enzim pencernaan. Di samping itu, pandan wangi juga memiliki efek larvisida terhadap larva nyamuk Culex.

Khasiat

Tidak hanya bermanfaat sebagai bahan tambahan masakan, daun pandanwangi memiliki khasiat  bagi kesehatan untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan β-ionone (sebagai salah satu jenis carotenoid) pada daun pandan memiliki aktivitas antikanker dan telah terbukti dapat mengurangi berkembangnya aktivitas sel kanker. Selain itu, dalam pandan wangi juga ada aktivitas senyawa antioksidan, seperti β-caroten, vitamin E, senyawa-senyawa fenolic, dan juga adanya kandungan asam ascorbate. Aktivitas senyawa antioksidan inilah yang dapat mengurangi kerusakan sel tubuh dan penyakit-penyakit degeneratif, seperti kanker. Pandan wangi juga mengandung beberapa jenis alkaloid yang memegang peranan penting yaitu pandanin, yang berfungsi sebagai antibakteri dan antimikrobia yang dapat menekan bakteri penyebab penyakit thypus dan juga beberapa virus yang menyerang manusia, seperti virus influenza (H1N1).

Berikut beberapa contoh  ramuan pemakaian pandanwangi bagi kesehatan diantaranya; 1) Mengobati rematik. Sebanyak 3 lembar daun pandan wangi segar dicuci bersih kemudian dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Daun pandan wangi tersebut kemudian diseduh dengan setengah cangkir minyak kelapa yang sudah dididihkan sebelumnya. Aduk kedua bahan tesebut hingga merata. Setelah dingin, ramuan tersebut dapat digunakan untuk menggosok daerah yang sakit. 2) Mengobati pegal linu. Ambil 5 lembar daun pandan wangi segar dan 20 lembar daun serai, kemudian cuci bersih. Tumbuk halus keduanya dan tambahkan 1 sdm minyak kayu putih serta minyak gandapura, aduk rata. Ramuan tersebut dapat digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang terasa pegal linu, 3) Mengobati lemah saraf. Sebanyak 3 lembar daun pandan wangi dicuci bersih kemudian dipotong-potong. Potongan pandan wangi tersebut direbus dengan 3 air gelas hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, ramuan tersebut dapat diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore sebanyak satu gelas tiap kali minum, 4) Mengatasi gelisah. Ambil sebanyak 2 lembar daun pandan wangi, cuci bersih kemudian diiris tipis. Seduh potongan daun pandan wangi dengan segelas air mendidih. Dinginkan, saring airnya kemudian minum selama 2 atau 3 kali sehari hingga merasa tenang, 5) Menurunkan darah tinggi. Rebus hingga mendidih beberapa daun pandan wangi dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas air. Saring kemudian minum ramuan tersebut dua kali sehari pada pagi dan sore, dan 6) Menambah nafsu makan. Sebanyak 2 lembar daun pandan wangi dicuci bersih dan dipoting kecil-kecil. Rebus potongan daun pandan wangi tersebut dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas air. Saring air rebusan tersebut dan minum 2 kali sehari. Semoga bermanfaat. Sumber : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Malang 2018 dan Berbagai Sumber. Bambang Gatut Nuryanto.

PENGUNJUNG

25190

HARI INI

29820

KEMARIN

2156446

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook