Diseminasi Teknologi

Aplikasi Pintar Pertanian

Senin, 06 Jan 2020
Sumber Gambar :

Teknologi masa kini memang telah merambah ke berbagai sektor hingga ke berbagai akses kehidupan termasuk juga dalam sektor pertanian. Bahkan pengalihan teknologi dari tradisional menjadi modern telah menyentuh hampir di semua lini sistem pertanian, tidak hanya dalam proses pascapanen, bahkan untuk memulai kegiatan pengolahan tanah dalam proses budidayapun telah menggunakan teknologi, salah satunya pengaplikasian Autonomous Tractor. Traktor empat roda otonom ini mengunakan Sistem navigasi GPS berbasis Real Time Kinematika (RTK) yang merupakan hasil inovasi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan), Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan), spesifikasi alat ini bisa lihat di sini

Upaya tersebut merupakan salah satu wujud nyata Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian serta , mengefisienskan sistem usaha tani. Disamping itu, upaya ini juga sebagai suatu bentuk "kampanye" Kementerian Pertanian untuk merobah paradigma generasi muda terhadap sertor pertanian. Melalui penggunaan teknologi yang canggih, diharapkan persoalan regenerasi petani di Indonesia sedikit bisa teratasi. Tidak hanya mesin, Kementerian Pertanian juga memiliki berbagai aplikasi berbasis smarthphone yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai informasi inovasi teknologi yang ada dan direkomendasikan oleh tim Kementerian pertanian. Berikut beberapa aplikasi populer Kementerian Pertanian yang bisa di download dan di aplikasikan pda smartphone berbasis android, diantaranya :

1. ITani

Aplikasi perpustakaan digital persembahan Kementrian Pertanian Republik Indonesia. iTani merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang dilengkapi dengan eReader untuk membaca ebook. Dengan fitur-fitur media sosial kita dapat terhubung dan berinteraksi dengan pengguna yang lain, disamping itu kita dapat memberikan rekomendasi buku yang dibaca, menyampaikan ulasan buku serta mendapatkan teman baru. Membaca ebook di iTani jadi lebih menyenangkan karena dapat dibaca secara online maupun offline.

2. TAKESI

Aplikasi dari BBLivet, Balitbang Kementerian Pertanian merupakan sistem informasi kesehatan hewan berbasis android yang akan memberikan informasi penting terkait penyakit dan gangguan reproduksi sapi, sehingga diharapkan peternak lebih mudah mengenali kelainan yang terjadi pada ternaknya.

3. Cyber Extension

Cyber Extension merupakan media komunikasi inovasi baru yang bersifat hybrid dan konvergen yang memanfaatkan jaringan internet, komunikasi melalui komputer dan multimedia interaktif digital untuk menjembatani proses transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi baru dibidang pertanian secara cepat. Disamping itu, user juga dapat secara interaktif berbagi informasi dan ilmu pengetahuan di kolom yang disediakan.

4. Integrated Cropping Calendar (Katam Terpadu)

Kalender Tanam Terpadu adalah pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang prediksi musim, awal tanam, pola tanam, luas tanam potensial, wilayah rawan banjir dan kekeringan, potensi serangan OPT, serta rekomendasi dosis dan kebutuhan pupuk, varietas yang sesuai (pada lahan sawah), dan data alsin berdasarkan prediksi variabilitas dan perubahan iklim. Di aplikasi android juga akan ditemui aplikasi Katam Terpadu Versi Ringan, aplikasi ini memiliki info yang sama hanya yang  membedakan selain ukuran aplikasi juga kualitas gambar tampilan. Androin memiliki kapasitas RAM terbatas mungkin lebih baik menggunakan aplikasi Katam Terpadu Versi Ringan.

6. SAPA MEKTAN

Aplikasi akan memberikan layanan administrasi pengujian alat & mesin pertanian, sehingga akan mempermudah pelanggan pengujian alsintan untuk mendapatkan informasi tentang prosedur layanan pengujian dan melakukan permohonan pengujian secara online. Aplikasi ini akan mempercepat pemohon uji untuk mengajukan permohonan uji. Aplikasi ini dapat memonitoring progress dari setiap tahapan pengujian

7. Si Mantan

Si Mantan (Sistem Monitoring Pemanfaatan Alsintan), merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk monitoring target dan realisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian. Beberapa alat yang dimonitoring yaitu : Traktor Roda 2; Traktor Roda 4 ; Combine Harvester Kecil ;  Combine Harvester Sedang dan Combine Harvester Besar.

_ _ _

Beberapa aplikasi diatas merupakan jalan yang dibuka bagi pemerintah untuk mempermudah terwujudnya smart farming ini, dengan mekanisme digitalisasi maka seluruh proses pertanian dari produksinya hingga pemasarannya dapat dengan mudah di lakukan. Dan "kemudahan" inilah yang diharapkan mampu menarik generasi muda untuk turut membangun sektor pertanian, dengan demikian persoalan krisis petanidi Indonesia paling tidak bisa sedikit teratasi.*

*Eka-Hg
PENGUNJUNG

2285

HARI INI

17699

KEMARIN

1600504

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook