Gerbang Nasional

Hari Pertama 2020, Mentan Syahrul On Air Menyapa Penyuluh

Jum'at, 03 Jan 2020
Sumber Gambar : dokumentasi IM

"Di awal tahun 2020 ini, kalian (penyuluh) bisa langsung bertemu dengan saya di menit yang sama (melalui teleconference). Era (Teknologi) sekarang merubah cara hidup orang yang selama ini sudah menjadi budaya. Berubah dengan tantangan-tantangan baru kehidupan. Salah satunya yang kita lakukan sekarang ini (teleconference)," tutur Mentan Syahrul saat teleconference dengan penyuluh di 11 BPP dari Agriculture Operational Room (AOR) Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Jakarta, Kamis (2/1). 

 

Syahrul mengatakan, tak hanya teknologi teleconference, Internet of Things, Artificial Intellegence (AI), hingga Robot Construction di masa sekarang hingga masa depan akan mampu mengubah kehidupan manusia bahkan menimbulkan tantangan-tantangan baru yang harus bisa dihadapi dan diadaptasi oleh masyarakat, tak terkecuali penyuluh pertanian.

Sebab, ungkap Syahrul, penyuluh pertanian adalah inti dari agent of change pembangunan pertanian. Karena itu, jadilah penyuluh pertanian yang hebat. enyuluh harus mampu mengelola pertanian yang ada di masyarakat. 

"Kalau begitu, pertanian harus menjadi kekuatan bangsa ini dengan menggunakan teknologi yang lebih baik, memanfaatkan sains dan riset yang lebih kuat sehingga bisa  menghadirkan kemampuan-kemampuan kita," tegas Syahrul.

Karenanya, Syahrul meminta kepada penyuluh pertanian di seluruh Indonesia untuk membantu dirinya membangun pertanian. "Tahun 2020 ini adalah era Pertanian, memperbaiki desamu, memperbaiki daerahmu, memperbaiki negara  dan bangsa ini hanya bisa baik kalau pertaniannya maju," tegasnya lagi. 

Bahkan pertanian bisa membuat agar seseorang tidak berpikiran radikal, tidak terjadi perpecahan dan demokrasi berjalan dengan baik. "(Semua itu) tercapai kalau kesejahteraannya, perutnya bisa terisi dengan baik," ujarnya.

Syahrul menilai, tanggung jawab penyuluh bukan hanya agar pertanian bisa maju saja. Tetapi juga pertanian harus menggunakan cara-cara baru untuk bisa menghadirkan efektivitas atau kemampuan yang lebih banyak lagi. "Pertanian bukan hanya menumbuhkan tanaman tapi menghadirkan hati, pikiran dan gerakan agar hidup bisa lebih baik dan yang pasti jika pertaniannya bisa hadir serta massif (gerakannya)," tuturnya.

Mentan Syahrul sekali berpesan jika pertanian itu harus mempu menghadirkan orang (berupa penyuluhnya dan sumberdaya manusia lainnya) dan bersahabat dengan alam. Apalagi pasarnya akan terus terbuka lebar karena pastinya orang akan butuh makan seumur hidupnya. "Selamat pagi semua, selamat 2020 !," pungkas Mentan Syahrul.

TABLOIDSINARTANI.COM,

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook