Materi Penyuluhan

tanaman sayuran hidroponik yang paling menguntungkan

Jum'at, 11 Okt 2019
Sumber Gambar : internet

masyarakat indonesia baik di pedesaaan dan perkotaan tentunya diharapkan semakin cerdas dalam menentukan pilihan untuk berusahatani tanaman pertanian yang saat ini banyak dilakukan dengan berbagai sistem bercocok tanam  salah satunya adalah dengan metode hidroponik. bertanam secara hidroponik adalah cara atau teknik bercocok tanam dengan menggunakan media tanam selain tanah seperti : air, udara, sekam bakar, sabut dan serbuk kelapa atau cocopeat, pasir kerikil, rockwool.

bebagai keuntungan yang dapat diperoleh bila bercocok tanam dengan cara hidroponik dengan luasan lahan minimalis, kita sudah dapat membuat penghijauan dengan hasil panen melimpah serta ramah lingkungan karena dapat menekan potensi terjadinya polusi nutrisi tanaman serta dapat menjaga tanaman bebas dari hama dan gulma atau tumbuhan pengganggu lainnya bahkan dapat berorientasi pada hasil tanaman bersifat organik. namun sayang masih sedikit masyarakat baik perkotaan maupun pedesaan yang menyadari dan mengaplikasi bercocok tanam dengan cara hidroponik tersebut, padahal jika dibanding dengan bercocok tanam dengan sistem konvensional yang menggunakan tanah pada lahan sebagai medianya dengan sistem hidroponik memiliki kelebihan atau keuntungan yang lebih banyak.

bermacam-macam metode hidroponik yang dapat dipilih, mulai dari yang menggunakan alat-alat moderent dengan pembiayaan yang mahal hingga  penggunaan alat yang sederhana dengan pembiayaan yang murah dapat dilakukan, namun tergantung tingkat orientasi pengembangannya apakah mau berorientasi bisnis ataukah   sekedar hoby atau hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga semata.

sumber : berbagai pusatakadalam memilih jenis tanaman untuk dibudidayakan secara hidroponik perlu perhitungan secara cermat, untuk orientasi tentu disarankan memilih budidaya tanaman hidroponik yang paling menguntungkan dan dapat mendatangkan laba lebih besar. untuk memilihnya, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah umur tanamannya pendek agar lebih cepat dipanen dan mudah perawatannya. contoh dari tanaman dengan karakter tersebut antara lain tanaman sayur- sayuran seperti :   kangkung, bayam dan sawi. hanya dalam hitungan beberapa minggu saja sayuran ini sudah bisa dipanen dan hampir sebagian besar masyarakat sering mem butuhkan. meskipun harga jualnya tergolong relatif murah, namun dilihat dari segi bisnis tetap dapat memberi keuntungan besar karena modal cukup kecil dan perputaran nya lebih cepat. disamping itu jenis tanaman lainnya seperti cabe, paprika, mentimun, tomat dan buah sayuran lainnya juga bisa dipilih, tetapi jika dibanding dengan tanaman kangkung, bayam dan sawi  tanaman lainnya membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pertumbuhannya meskipun tidak sampai berbulan-bulan lamanya. untuk tanaman sayur yang menghasilkan buah misalnya tomat atau cabai, sebaiknya tanaman ini dijual beberapa saat sebelum masa panen penjualannya dilakukan secara utuh yaitu tanaman hidroponik tersebut dijual sekaligus bersama dengan pohon dan wadahnya. oleh konsumen, tanaman seperti ini sering dijadikan tanaman hias dalam ruangan, sehingga bisa dijual lebih mahal meski tidak semahal tanaman anggrek.tanaman sayur-sayuran tersebut dapat dijadikan alternatif untuk memilih hidroponik yang paling menguntungkan dan menjajikan  bagi pelaku bisnis yang ingin terjun di dunia agrobisnis sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. ( lilik winarti, penyuluh pertanian ahli)

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook