Gerbang Nasional

YOYON HARYANTO LUNCURKAN BUKU PARADIGMA PENYULUHAN DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI

Senin, 16 Sep 2019
Sumber Gambar : dokumentasi pusluh

Peluncuran Buku Paradigma Penyuluhan di Era Teknologi Informasi berbarengan dengan acara Focus Group Discussion (FGD) Sistem Penyuluhan Pertanian di Era Industri 4.0, Selasa 10 September 2019 di Swiss Bell Hotel Bogor. Peluncuran Buku Paradigma Penyuluhan di Era Teknologi Informasi pada acara FGD merupakan hal yang sangat tepat, karena acara tersebut dihadiri oleh 90 orang peserta yang terdiri dari unsur-unsur birokrat, akademisi, praktisi, fungsional dibidang pertanian (dosen, widyaiswara dan penyuluh) serta petani. Peluncuran disaksikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. (R) Dr. Ir. Dedi Nursyamsi dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc.

Dalam sambutannya Kepala Badan berpesan agar buku tersebut harus disebarluaskan walaupun ada beberapa yang harus direvisi, terutama di bagian peran penyuluhan pertanian di era industri 4.0. dikarenakan industri tersebut yang utamanya bukan hanya ICT/Information Comunication Tecnology, namun ada juga aspek-aspek lainnya diantaranya adalah aspek pemasaran dan para penyuluhpun harus menguasainya, sehingga menghasilkan petani, praktisi, dan eksekutor yang betul-betul bisa memanfaatkan industri 4.0.

Buku Paradigma Penyuluhan di Era Teknologi Informasi berisikan bagaimana menjabarkan langkah dan strategi yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan penyuluhan pertanian yang lebih modern. Buku tersebut juga bercerita bagaimana dunia penyuluhan mempersiapkan penyuluhan pertanian pada era transformasi teknologi menuju Revolusi Industri 4.0. Pendekatan penyuluhanpun harus berubah, yaitu dengan mengoptimalkan peran teknologi informasi yang pada akhirnya penyuluhan mulai bergeser dari transfer inovasi teknologi menjadi lebih partisipatif yang melibatkan petani sebagai poros dalam kegiatan penyuluhan.

Selain itu, buku tersebut turut serta mendukung program Pusat Penyuluhan Pertanian yang telah dikembangkan yaitu dengan menyediakan berbagai layanan penyedia informasi, baik dalam bentuk media cetak maupun elektronik yang terkoneksi dengan internet di era penyuluhan pertanian digital sudah tidak dapat dihindarkan lagi. Kebutuhan teknologi informasi dan penyiapan sumber daya manusia penyuluh merupakan himpitan yang mendasar dalam pengembangan penyuluhan pertanian ke depan. Balai Penyuluhan pertanian (BPP) sebagai center point dan home base penyuluh sudah harus berubah dan menjadi sentral dalam pelaksanaan penyuluhan modern yang berbasis informasi teknologi, ujar Yoyon begitu biasa disapa.

Buku ini juga berupaya untuk menjabarkan langkah dan strategi yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan penyuluhan pertanian yang lebih modern. Semoga buku ini bermanfaat meskipun masih terdapat berbagai macam kekurangannya, ujar Yoyon. (Nur Fajar) 

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook