Materi Lokalita
ACEH > KABUPATEN BIREUEN > MAKMUR

UJI HARA TANAH MENGGUNAKAN PUTS (SL IPDMIP DI COT LADA KEC. MAKMUR)

Kamis, 12 Sep 2019
Sumber Gambar : PENYULUH PERTANIAN BPP MAKMUR, TEJAWARNI

Untuk mengatasi kesenjangan penupukan berimbang Balai Penelitian Tanah telah menyusun Alat Bantu untuk menentukan kandungan (status) hara tanah yang dapat dikerjakan dilpangan disertai dengan rekomendasi pupuknya. Alat Bantu ini dinamakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS)  Penggunaan PUTS ini mampu membantu petani meningkatkan ketepatan pemberian takaran pupuk N, P, K dan pH tanah.

  • Bahan dan alat

        Alat         :     

                       Tabung Reaksi

        Spatula

        Pengaduk Kaca

        Syringe

        Bagan Warna N,P, K dan pH

        Kertas Tissue

                          Rak Tabung Reaksi

                          Buku Petunjuk Penggunaan PUTS

       Bahan      :          

                       Sampel Tanah Uji

                          Pereaksi N1, N2, N3 dan N4 (untuk pengujian status N Tanah)

                          Pereaksi P1, P2 ( untuk Pengujian Penetapan Status P Tanah)

                          Pereaksi K1, K2, K3 ( Untuk Pengujian Penetapan Status K Tanah)

                          Pereaksi pH 1 dan pH2 ( Untuk pengujian Penetapan pH Tanah)

  • Metoda PUTS
  1. Penetapan Status N Tanah
  2. Sebanyak ½ sendok spatula atau 0,5 cm contoh tanah yang diambil dengan syringe dimasukkan ke dalam tabung
  3. Tambahkan 2 ml pereaksi N-1 lalu aduk rata sampai homogen dengan pengaduk kaca
  4. Tambahkan 2 ml pereaksi N-2 lalu kocok rata
  5. Tambahkan 3 tetes pereaksi N-3 lalu kocok rata
  6. Tambahkan 5 s/d 10 butir pereaksi N-4 lalu kocok sampai rata
  7. Diamkan 10 menit
  8. Bandingkan warna yang muncul pada larutan yang jernih pada permukaan tanah dengan bagan warna N tanah lalu baca status hara.
  1. Penetapan Status P tanah
  2. Sebanyak ½ sendok spatula
  3. contoh tanah uji atau 0,5 cm tanah yang diambil dengan syringe dimasukkan dalam tabung reaksi
  4. Tambahkan 3 ml Pereaksi P-1 kemudian diaduk sampai rata dengan pengaduk kaca
  5. Tambahkan 5- 10 butir atau seujung spatula Pereaksi P-2,dikocok 1 menit
  6. Diamkan selama 10 menit
  7. Bandingkan warna biru yang muncul dari larutan jernih dipermukaan tanah dengan warna bagan P tanah
  1. Penetapan Status K Tanah
  2. Sebanyak ½ sendok spatula contah tanah uji atau 0,5 cm tanah yang diambil dengan syringe dimasukkan dalam tabung reaksi
  3. Tambahkan 2 ml Pereaksi K-1 kemudian aduk hingga rata dengan pengaduk kaca
  4. Tambahkan 1 tetes Pereaksi K-2 ,lalu dikocok selama 1 menit
  5. Tambahkan 1 tetes Pereaksi K-3,lalu dikocok sampai merata
  6. Diamkan selama 10 menit
  7. Bandingkan warna kuning yang muncul pada larutan jernih dipermukaan tanah dengan bagan warna K tanah
  8. Penetapan pH Tanah
  9. Sebanyak ½ sendok spatula contoh tanah uji atau 0,5 cm tanah yang diambil dengan syringe dimasukkan dalam tabung reaksi
  10. Tambahkan 4 ml Pereaksi pH-1,kemudian diaduk rata dengan pengaduk kaca
  11. Tambahkan 1-2 tetes indicator warna Pereaksi pH-2
  12. Diamkan selama 10 menit
  13. Bandingkan warna yang muncul pada larutan jernih dipermukaan tanah dengan bagan warna pH tanah
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook