Gerbang Nasional

PUSLUHTAN, PIMPIN DELEGASI INDONESIA PADA AWGATE 2019

Selasa, 02 Jul 2019
Sumber Gambar : dokumentasi PusluhtanRI

Bandar Seri Begawan – Kementerian Petanian mengirimkan delegasi pada sidang ke 26 ASEAN Working Group on Agricultural Training and Extension (AWGATE) di Brunei Darussalam dengan isu modernisasi pertanian dan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan sektor pertanian melalui penyuluhan dan pelatihan dengan melibatkan pihak swasta.

Kementerian Pertanian (Kemnetan) RI mengirimkan delegasi pada Sidang ke-26 AWGATE di Bandar Seri Begawan, Brunei Darusalam, yang dipimpin oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan) Siti Munifah, didampingi oleh Kepala Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pelatihan Zahron Hilmy. Sidang belangsung dari tanggal 1 – 3 Juli 2019 dibuka secara resmi oleh Pengiran Haji Kmalrudzaman bin Pengiran Haji Mohd Ishak, Permanent Secretary of Primary Resources and Tourism, dilanjutkan dengan serah terima host country AWGATE dari Viet Nam yang diwakili oleh Dr. Ha Thuy Hanh kepada Hj.Rusli Bin Haji Safar, sebagai Timbalan Pengarah Pertanian Brunei Darussalam. Sesuai dengan kesepakatan ASEAN Member Countries (AMS) sebagai anggota AWGATE, urutan negara selanjutnya yang ditetapkan sebagai tuan rumah pada tahun 2020 adalah Cambodia.

Sebagai tuan rumah dalam sidang AWGATE ke 26, sidang dipimpin oleh Hjh Suria Binti Zainuddin , dengan mengangkat beberapa issue strategis sebagaimana disampaikan dalam materi yang akan didiskusikan bersama-sama ASEAN Member Countries (AMS) lainnya.

Topik yang menjadi pembahasan hangat pada sidang 26th AWGATE ini adalah modernisasi pertanian dan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan sektor pertanian melalui penyuluhan dan pelatihan dengan melibatkan pihak swasta. Selanjutnya agenda AMS menetapkan jadwal kegiatan, jumlah peserta, dan tema agenda yang ditawarkan diantara negara anggota. Indonesia akan mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan yang terkait dengan peran generasi muda petani di beberapa negara AMS, karena Indonesia memiliki sejumlah petani muda dan duta Asean Youth Social Entrepreneur Indonesia .

Indonesia mengusulkan tema agenda untuk tahun 2019 adalah Training and Workshop on The Role of Agricultural Extension in Reinforcing Agricultural Innovation System (AIS) yang akan dilaksanakan di Yogyakarta pada minggu kedua bulan September 2019. Sebagian besar AMS sepakat mengirimkan beberapa perwakilan untuk mengikuti pelatihan dan workshop tersebut.

Pada kesempatan ini, ketua delegasi Indonesia juga menyampaikan informasi dan mengundang AMS untuk hadir pada acara Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS) ke-16 yang akan dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat. Sebagian besar negara anggota menyatakan kesediannya mengikuti PENAS ke-16 di Sumatera Barat (Siti Munifah).

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook