Gerbang Nasional

Penyuluhan Berbasis TIK Menjadi Kewajiban dan Kebutuhan Penyuluh di Era Industri 4.0

Jum'at, 28 Jun 2019
Sumber Gambar : dokumentasi pusluh

NTB, 26 Juni 2019. Apresiasi Kepala Pusat Penyuluhan terhadap Program WeRise dalam melakukan pelatihan terhadap penyuluh pertanian. Pelatihan difokuskan untuk memperkenalkan penggunaan TIK oleh penyuluh sebagai sarana menjembatani komunikasi antara petani dan peneliti dalam proses transfer teknologi, utamanya dalam memperkenalkan program budidaya padi gogo rancah (rainfed rise) yang benar, tepat dan menguntungkan bagi petani.

Arahan kapusluh terkait keterlibatan penyuluh tersebut juga sebagai wujud implementasi indikator kinerja penyuluhan pertanian agar berperan aktif di dalam mengawal program prioritas pembangunan pertanian dalam meningkatkan produksi padi sebagai implemenatasi visi kementerian pertanian dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Sumbangan produksi padi lahan sawah non irigasi juga cukup menjanjikan karena Indonesia memiliki potensi lahan sawah non irigasi yg sangat luas sebesar 3,4 juta hektar.

Salah satu tujuan program percontohan yang diinisiasi oleh IRRI berkolaborasi dg Japan Collaborarative Research Priject (IJCRP) dalam pelaksanaan percontohan dan implementasi WeRise (weather-rice-nutrient integrated decision support system) utk memberikan pemahaman kepada petani dalam tata kelola budidaya padi gogo rancah (rainfed rice), khususnya di 4 Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kapusluh menaruh harapan kepada para penyuluh yang terlibat sebagai mentor dalam program ini agar memiliki komitmen dan semangat yang tinggi meskipun terjadi perubahan regulasi terkait kelembagaan penyuluh pertanian di daerah yang tidak sesuai dengan keinginan penyuluh. Hal ini ditekankan oleh kapusluh mengingat penyuluh pertanian adalah jabatan fungsional yang mandiri dan menuntut profesionalitas dalam menjalankan tugasnya sebagai agen pembaharu.

Semua kegiatan ini akan lebih mudah dikontrol apabila penyuluh menerapkan penggunaan WeRise, alat pendukung keputusan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Kapusluh mengingatkan bahwa penggunaan TIK ini tidak berbatas umur, lokasi tugas dan pangkat jabatan.Rostika

http://www.swadayaonline.com

Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook