Gerbang Daerah
SUMATERA BARAT > KABUPATEN PASAMAN BARAT >

SUYONO; PPS BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL DARI KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2019

Rabu, 14 Agu 2019
Sumber Gambar : Dokumentasi penyuluh

Suyono lahir di Magetan Jatim pada 25 Agustus 1972.  Pendidikan Dasar di SDN 01 Ngelang Kec. Karangmojo Kab. Magetan Jawa Timur dan lulus tahun 1986. Melanjutkan Pendidikan Menengah di SMPN 02 Karangmojo Kab. Magetan Jawa Timur, tapi belum sampai lulus.  Pergi merantau ke Jakarta sampai tahun 1990, di pekerjakan di proyek swasta di Jakarta dan di tempatkan di propinsi Sumatera Barat proyek Anai Resort (pembuatan Lapangan GOLF ditugasi Pembantu Gudang tahun1990 s/d 1991, diberi jabatan Pengawas Gudang tahun 1992 naik menjadi asisten LOGISTIK pada 1993 menjadi LOGISTIK sampai tahun 1995, kemudian ditarik ke Jakarta dipindahkan ke Serpong Proyek Landscape dengan jabatan LOGISTIK sampai 1996, dan dipindahkan ke Jogjakarta Proyek Lapangan Golf Couse tahun 1997, diberi jabatan Kepala Mekanik Pengawasan peralatan mesin pemotong rumput dari yang mini sampai yang super. Sewaktu di Jogjakarta PPS Suyono mengambil Kejar Paket B (SMP sederajat)

Tahun 1999, Pak Suyono melangsungkan Pernikahan dengan seorang istri dari Pasaman Barat dan dibawa ke Jawa selama setahun.  Tahun 1999 saat itu dapat tugas ke Bali, namun Pak Suyono mengajukan pengunduran diri dari perusahaan dikarenakan alasan keluarga dan kembali ke Sumatera Barat Pasaman Barat.  Masa itu Pak Suyono mengawali hidup bermasyarakat sebagai petani, sampai tahun 2003 selalu aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pada tahun 2004 ikut dalam kegiatan karang taruna, juga mengikuti kegiatan sosial salah satu yayasan di Sumbar cabang dari Jakarta.  Tahun 2005 s/d 2008, Pak Suyono mencoba budidaya ikan dan usaha industri rumah tangga, dari sinilah Pak Suyono mulai dikenal instansi- instansi pemerintah seperti Disperindag, dimana melalui dinas tersebut sering mengikuti diklat, sampai akhirnya diamanahkan untuk membina kawan- kawan UKM yang ada di Kecamatan Luhak Nan Duo.  Tahun 2010, Pak Suyono diminta untuk membantu salah satu Yayasan Pondok Pesantren  menjadi Bendahara Dana Bos dan membantu mengajar dibidang umum salah satunya Teknik Komputer.  Pada tahun 2013, mendapat tawaran salahsatu Perusahaan di Pertamina menjadi Admin dalam rangka Pendistribusian Elpiji 3kg wilayah Pariaman, Padang Pariaman, Pasaman Barat dan saat itu juga mundur dari Yayasan PONPES 

Pak Suyono dikenal masyarakat selalu aktif dalam kegiatan kelompoktani, tahun 2014, diminta sama masyarakat untuk diusulkan menjadi Perangkat Pemerintahan Kejorongan Padang Laweh, dan memilih mundur dari Perusahaan Pertamina dan melaksanakan amanah masyarakat menjadi Perangkat Kejorongan dan pada tahun 2014 juga ditunjuk oleh masyarakat mewakili Kelompoktani yang usahanya bidang peternakan di Kec. Luhak Nan Duo, untuk menjadi salah satu utusan Petani Ternak di Jakarta sebagai Ketua Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Dari kegiatan SPR inilah, Pak Suyono mulai dikenal oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan yang sekarang menjadi DTPHP, saat itu pula Pak Suyono mengejar pendidikan SMA melalui kejar Paket C. Tahun itu pula (2014), Pak Suyono diminta oleh pemerintahan Nagari/ Desa Kapa untuk mengabdikan diri membantu kegiatan Nagari, dikarenakan banyak kegiatan diluar yang dilakoni PPS ini, Pak Suyono diberi jabatan sebagai Sekretaris BAMUS. 

Sesuai pelaksanaan kegiatan di masyarakat yang selalu aktif, Pak Suyono banyak menerima tawaran dari berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, baik bidang pemberdayaan masyarakat maupun bidang lainnya.  Didasari dengan niat tulus dan ingin memberikan/ membantu masyarakat banyak, sesuai ilmu dan skill yang dimiliki pada tahun 2016 mencoba membantu petani melalui kegiatan penyuluhan secara swadaya.  Dari berbagai pengalaman yang didapatkan, alhamdulilah sudah banyak penghargaan dan piagam yang diperoleh atas jasa Pak Suyono dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah nagari Kapa dan kecamatan Luhak Nan Duo.  Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan dibidang Pertanian, Peternakan, UKM/ IKM, dll. Pak Suyono telah mendirikan UPPO/ Unit Pengolahan Pupuk Organik dan Balai Pelatihan/ Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (TTG), melalui tempat ini bisa membantu masyarakat datang dan berkunjung untuk mendapatkan pengetahuan seputar pertanian, peternakan dan teknologi tepat guna lainnya dalam bentuk sharing dan hearing informasi.  Melalui usaha yang digeluti, serta jabatan yang dijalankan, bisa meningkatkan pendapatan keluarga, serta yang paling penting bisa berbuat baik kepada sesama

Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh PPS Pak Suyono adalah melakukan kegiatan LaKu, Latihan dan Kunjungan ke Kelompoktani binaan, melakukan kegiatan budidaya tanaman pangan (padi dan jagung), beternak sapi, budidaya tanaman kelapa sawit, usaha ternak kecil dan pemanfaatan lahan pekarangan serta memproduksi pupuk organik pemanfaatan limbah ternak.  Selain itu Pak Suyono juga bergabung dalam kelompoktani/ gapoktan pemerima kegiatan P- LDPM, PUAP, pelaksana kegiatan SL PTT jagung, motivator mempertahankan lahan tanaman pangan untuk pangan berkelanjutan (LP2B), penerima bantuan alsintan; handtraktor, pelaksana kegiatan GPP, pelaksana SL PTT kacang tanah dan penangkarannya, menerima bantuan pompa air permukaan, pelaksana KRPL, pelaksana OPL dan KREDIT USAHA PEMBIBITAN SAPI (KUPS)

Berdasarkan penilaian kinerja ketenagaan dan kelembagaan berprestasi yang sudah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi dan nasional tahun 2019, Pak Suyono ditetapkan sebagai PPS teladan peringkat pertama di Sumatera Barat dan Nasional yang ditetapkan berdasarkan SK Gubernur Sumbar No: 902/ 5405/ DTPHP/ 2019 tentang  penerima penghargaan ketenagaan dan kelembagaan berprestasi  tingkat Sumbar tahun 2019 tanggal 22 Mei 2019 dan SK Mentan RI No: 557/ KPTS/ KP.590/M/8/2019, tertanggal 13 Agustus 2019

Dari beragam aktivitas yang sudah dilakukan dan prestasi yang diperolah Pak Suyono tersebut, diharapkan menjadi inspirasi bagi petani lainnya untuk bisa menjadi penyuluh diantara sesama petani.  Yang menjadi pemicu semangat petani lainnya agar bisa berdaya dan berkontribusi memberikan pelayanan kepada sesama sesuai kapasitas yang dimiliki yang tentunya perlu terus digali dan diasah melalui kegiatan- kegiatan/ pengalaman berusahatani, bersosialisasi di masyarakat (Disunting dari sumbernya PPS Suyono oleh Zuhelmi, SP/ KJF DTPHP)

PENGUNJUNG

3094

HARI INI

2695

KEMARIN

410930

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook