Gerbang Nasional

Kolaka Utara Siap Mensukseskan Program READSI

Kamis, 21 Mar 2019
Sumber Gambar : Koleksi Pribadi

Supervisi di Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka implementasi program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Innitiative (READSI) di daerah serta pengawalan terhadap kesiapan pelaksanaan kegiatan oleh International Fund for Agriculture Development (IFAD),  bersama Bappenas dan BPPSDMP cq. National Program Management Office (NPMO).

Untuk dapat melihat implementasi program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Innitiative (READSI) di daerah serta pengawalan terhadap kesiapan pelaksanaan kegiatan, maka International Fund for Agriculture Development (IFAD) bersama Bappenas dan BPPSDMP cq. National Program Management Office (NPMO) READSI 20 Maret 2019 melakukan supervisi di Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

Supervisi dilakukan untuk melihat kemajuan serta kinerja dalam rangka mencapai tujuan, mengidentifikasi tantangan pelaksanaan dan mendukung pelaksanaan program dalam mengelola kegiatan sehingga mempercepat kemajuan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaannya.

"Program READSi yang didanai oleh IFAD adalah role model yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan kapasitas kelembagaan. Dengan sistem pendanaan On Granting, diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah untuk merasa memiliki, sehingga setelah berakhirnya program READSI ini akan dilakukan EXIT STRATEGY oleh pemerintah daerah bagi keberlanjutan program", demikian disampaikan oleh Anwar Sunari (Bappenas) dalam pertemuan tim supervisi dengan pemerintah daerah Kolaka Utara.

Dalam kesempatannya, Ashar (Asisten I) menyatakan bahwa Kolaka Utara siap mensukseskan program READSI dimana pada pelaksanaannya akan melibatkan dinas teknis lainnya untuk bersinergi. Pada tahun 2019 Kolaka Utara memiliki program peremajaan kakao,  untuk lebih mensinergikan program tersebut telah ditetapkan bahwa alokasi dana desa sebesar 20 % dialokasikan untuk bidang pertanian, hal ini diharapkan dapat sejalan dengan program READSI.

"Pemanfaatan dana desa di bidang pertanian, hendaknya bisa meningkatkan kualitas hasil-hasil pertanian sekaligus dapat meningkatkan taraf hidup dan pendapatan petani", demikian Nicholas (IFAD). (Dwi)

PENGUNJUNG

606

HARI INI

3712

KEMARIN

393531

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook