Gerbang Nasional

6 Penyuluh Millenial dari BP3K Lembang

Senin, 11 Feb 2019
Sumber Gambar : doc.pusluh

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk memenangkan kompetisi di tengah era persaingan global saat ini terutama dalam menghadapi perkembangan revolusi industri 4.0. Pembangunan SDM harus terus dilakukan untuk mencapai kualitas dan  kompeten tinggi. Tidak hanya dari aspek keilmuan semata, saat ini lebih diutamakan penguasaan keterampilan dan attitude dalam bekerja. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),  penyuluh pertanian harus siap mengabdi kepada negara dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, apalagi di era milenial dimana  perubahan terjadi begitu cepat. 

Berbicara tentang “millenial” sebetulnya siapa sih yang tergolong dalam millenial? Ada yang berpendapat bahwa Generasi millenial adalah mereka yang terlahir di jenjang tahun 1981 hingga 1994, tetapi ada juga yang mengatakan generasi millenial adalah mereka yang lahir dibawah tahun 2000. Singkatnya,generasi millenial ini lahir dan tumbuh di era modern bersamaan dengan geliat kemajuan teknologi, terutama teknologi informasi. Tetapi tidak sedikit generasi dengan range usia diatas yang tidak mau kalah dengan geliat kemajuan teknologi dan informasi.

Sebagai agen perubahan, penyuluh pertanian hendaknya mampu untuk mengikuti perkembangan teknologi  yang ada. Dalam upaya mengubah perilaku petani untuk meningkatkan hasil usaha dan tingkat kehidupannya, penyuluh tidak dapat berpegang pada cara konvensional saja, penggunaan alat mekanisasi pertanian pun  perlu dikuasai. Penyuluh harus menjelma menjadi penyuluh millenial yang tidak gagap teknologi dan memanfaatkan media sosial guna menyebarkan informasi kepada petani serta capaian sektor pertanian kepada masyarakat luas. Tidak hanya terbatas pada teknologi informasi dan alat mekanisasi pertanian, penyuluh pun wajib untuk meningkatkan pendidikan dan pengetahuannya. Penyuluh harus merubah pola fikirnya agar mau menerima perubahan dan kemajuan yang ada serta aktif terlibat didalamnya.

Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Lembang merupakan satu dari lembaga penyuluhan  yang berada di Provinsi Jawa Barat. Didukung oleh 6 orang  penyuluh pertanian dengan usia 30-35 tahun, BP3K Lembang mampu membawa petani binaannya meraih kesuksesan. Sejalan dengan visi misi BP3K, mereka  selalu berusaha meningkatkan kapabilitas sdm dan kelembagaan petani serta meningkatkan jejaring kerja.

 

Adalah W Darwin, Djamaludin, Diki Kurniawan, Efan Driyana,Ferry Ferdiansyah dan Ine Komalasari yang menjadi penyuluh millenial dan motor penggerak dari BP3K Lembang. Muda, cerdas, aktif, kreatif merupakan gambaran dari ke 6 penyuluh BP3K Lembang. Tuntutan untuk meluangkan waktunya melewati jam kerja pada umumnya tidak mereka jadikan keluhan, namun menjadi semangat tersendiri bagi mereka. Kedekatan dengan para petani menjadi nilai lebih bagi mereka. Tidak berfikir untuk menggurui petani yang telah menggeluti pertanian bertahun-tahun, mereka menjadikan petani rekan kerja.

Menghadapi era 4.0, penyuluh pun meningkatkan kapasitas untuk menguasai inovasi teknologi dan modernisasi pertanian. Darwin, koordinator penyuluh BP3K Lembang mengungkapkan, “kami selalu berusaha untuk menjadi figur penyuluh millenial dengan menjadikan BP3K sebagai pusat informasi bagi petani. Tentunya kami ber 6 harus menguasai teknologi terlebih dahulu sebelum menularkan kepada para petani. Secara praktek, kami mencoba menjadikan BP3K lembang sebagai show window pembangunan pertanian serta tempat pendidikan dan pelatihan pemasaran hasil pertanian”. Luasnya wilayah binaan yang tidak sebanding dengan jumlah penyuluh dapat diatasi dengan kemajuan teknologi, melalui media sosial interaksi dengan petani tetap bisa dilakukan.

Bukan hanya sebatas kata-kata, BP3K lembang telah mampu mewujudkan pelaku utama dan pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.  Ulus Pirnawan, dan Dodih merupakan bukti nyata pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing. Mereka  telah mengekspor komoditas hortikultura hasil produksinya ke Singapura, Malaysia, Brunei dan Vietnam, hal ini tidak terlepas dari pendampingan penyuluh millenial dari BP3K Lembang.  (NL).

PENGUNJUNG

2993

HARI INI

2695

KEMARIN

410829

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook