Diseminasi Teknologi

Kekuatan Saat Ketersediaan Hijauan Rumput Menurun Tajam

Rabu, 26 Des 2018
Sumber Gambar : Koleksi BPTP Bangka Belitung

PENDAHULUAN

?


Indigofera sp. Adalah hijauan pakan ternak jenis leguminosa berbentuk pohon yang memiliki kualitas nutria yang tinggi. Tanaman Indigofera sp ini tahan terhadap kekeringan sehingga dapat menjadi sumber pakan pada musim kemarau.


Indigofera sp merupakan tanaman dari kelompok kacang-kacangan (family: Fabaceae) yang memiliki 700 spesies yang tersebar di berbagai Negara seperti Benua Afrika, Asia dan Amerika Utara. Tanaman Indigofera sp ini mulai masuk ke Indonesia dibawa oleh colonial Eropa.

?


KANDUNGAN NUTRISI

?


Tanaman Indigofera sp mulai dapat dimanfaatkan dengan umur potong 8 bulan. Interval pemotongan yang dilakukan sekitar 60-80 hari dengan tinggi pemotongan tanaman 1 ? 1,5 meter dari permukaan tanah.


Tanaman Indigofera dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang kaya akan Nitrogen, Fosfor dan Kalsium. Indigofera sp sangat baik dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak yang mengandung Bahan kering 21,97%, Abu 6,41%, protein kasan 24,17%, NDF 54,24%, ADF 44,69%dan energy kasar 4,038%.. Indigofera sp mengandung protein tinggi, toleran terhadap musim kering, genangan air dan tahan terhadap salinitas.

?


CIRI-CIRI TANAMAN INDIGOFERA

?


? Tanaman Indigofera sp tergolong leguminosa adalah tanaman dari kelompok kacangan dengan genus Indigofera yang mempunyai bentuk pohon dengan ukuransedang.
? Tumbuh tegak, jumlah cabang banyak, akar bisa menembus tanah cukup dalam.
? Ciri khas tanaman ini adalah warna daun hijau terang pada bagian permukaan dan umur 12 bulan sudah berbunga dengan bunga berwarna unggu.
? Pada umur 12 bulan tinggi tanaman bisa mencapai 2 meter dengan diameter batang 18-20 cm.
? Bisa tumbuh dengan baik pada daerah sampai ketinggian 1200 m dari permukaan laut, pada tanah yang kurang subur dan tahan terhadap musim kemarau yang panjang.

?


PEMANFAATAN INDIGOFERA SEBAGAI PAKAN TERNAK

?


Pemanfaatan tanaman Indigofera sp pada pakan ternak kambing bisa diberikan dengan beberapa teknologi di antaranya pemberiaan tanaman Indigofera sp segar dicampur dengan rumput lapang atau jenis rumput yang diintroduksi, teknologi silase dengan bahan tambahan molases, Indigofera sp diberikan dalam bentuk tepung dengan cara dikeringkan di sinar matahari selama kurang lebih 2 hari setelah itu selanjutnya digiling dengan mesin penggiling hingga menghasilkan tepung pakan.


Pemanfaatan teknologi silase Indigofera untuk pakan ternak kambing, teknologi yang diberikan yakni : tanaman Indigofera sp segar kurang lebih 100 kg dilayukan selama 4 jam di sinar matahari lalu ditambahkan dengan molases dengan takaran 15% dari berat Indigofera segar, setelah itu dicampur rata lalu dimasukkan ke dalam tong silo yang kedap udara lalu didiamkan selama 30 hari.


PERSYARATAN TUMBUH


Jenis-jenis lndigofera dapat tumbuh sampai 1.650 m di atas permukaan laut, dan tumbuh subur di tanah gembur yang kaya akan bahan organik. Sebagai tanaman penghasil pewarna, indigofera ditanam di dataran tinggi dan sebagai tanaman sekunder di tanah sawah. Lahan sebaiknya berdrainase cukup baik. Jika digunakan sebagai tanaman penutup tanah, Indigofera arrecta hanya dapat ditanam di kebun dengan sedikit naungan atau tanpa naungan. Jenis ini menyenangi iklim yang panas dan lembab dengan curah hujan tidak kurang dari 1.750 mm/tahun. Tanaman ini mampu bertahan terhadap pengenangan selama 2 bulan.


Indigofera tidak toleran terhadap curah hujan tinggi dan penggenangan. Dalam keadaan tumbuh secara alami atau liar jenis-jenis Indigofera dijumpai di tempat-tempat terbuka dengan sinar matahari penuh, misalnya lahan-lahan terlantar, pinggir jalan, pinggir sungai, dan padang rumput, kadang-kadang sampai ketinggian 2.000 meter diatas permukaan laut.


PERBANYAKAN TANAMAN INDIGOFERA


Tanaman Indigofera sp bisa dikembangkan dengan menggunakan biji, tidak bisa diperbanyak dengan memakai steak (batang). Biji disemaikan lebih dahulu di dalam polybag selama 60 hari kemudian sesudah tumbuh lalu ditanam. Tingkat pertumbuhan penanaman dengan biji sekitar 80%. Produksi Indigofera sp pada saat tanaman berumur satu tahun dengan jarak tanam 1 x 0,5 meter dapat menghasilkan produksi bahan kering 33,25 ton/ha/thn dengan interval pemotongan 3 bulan sekali dengan tinggi pemotongan 1,5 m di atas permukaan tanah. Setelah pemangkasan 1,5 meter setiap pohon rata-rata tumbuh 28 tunas dengan rasio/perbandingan daun dengan batang 0.72.


Menyusun materi penyuluhan pertanian dalam bentuk bahan website


Judul : Kekuatan Saat Ketersediaan Hijauan Rumput Menurun Tajam


Ditulis Oleh : Minas Tiurlina Panggabean, SP., M.SiP. (BPTP Kepulauan Bangka Belitung)


Sumber Bacaan : Budidaya Tanaman Indigofera sp (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bangka Belitung) .


Sumber Gambar : Koleksi BPTP Kep. Bangka Belitung

PENGUNJUNG

359

HARI INI

600

KEMARIN

71842

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook