Diseminasi Teknologi

HAMA/PENYAKIT UTAMA TANAMAN UBIKAYU DAN PENGENDALIANNYA

Selasa, 18 Des 2018
Sumber Gambar :

HAMA

A. Kutu Putih/ Kutu kebul

Pengendalian
1. Celup beberapa detik bibit ke dalam air yang telah di campur racun kontak starban untuk membunuh hama kutu putih yang barangkali ada menempel di batang bibit dan supaya tidak berkembang biak nantinya. Cara ini juga bisa untuk meminimalisir serangan rayap.

2. Menjelang kemarau semprotlah bawah daun dengan obat akarisida omite , racun kontak starban , pupuk daun gandasil b dan perekat yang di oplos jadi satu setiap 2 minggu sekali selama 3 bulan. Selain mencegah di serang hama kutu putih / kutu kebul penyemprotan juga berfungsi untuk pemupukan melalui daun.

3. Memutus siklus berkembangbiak hama dengan menghindari pola tanam yang tidak serentak dalam suatu hamparan. Pola tanam yang tidak serentak ini menjadikan bahan makanan bagi hama tanaman selalu tersedia , dan hama terus berkembang bila kurang terdukung oleh sanitasi lingkungan.

B. Tikus

TIKUS termasuk hama yang sangat merugikan pada tanaman singkong, karena tikus memakan buah singkong sehingga dapat menurunkan produksi tanaman singkong.

Penegendaliannya :

1. Membongkar dan menutup lubang tempat bersembunyi para tikus dan menangkap tikusnya2. Menggunakan musuh alami yaitu Ular
3. Menggunakan rodentisida (pembasmi tikus) atau dengan memasang umpan beracun

Tungau Merah (Tetranychus bimaculatus)

Serangan tungau sangat merugikan petani, karena dapat menurunkan produksi umbi singkong antara 20% - 53%. Serangan tungau merah yang parah bahkan dapat menyebabkan penurunan produksi mencapai 95%. Ciri: menyerang pada permukaan bawah daun dengan menghisap cairan daun tersebut. Gejala: daun akan menjadi kering.

Pengendalian: Menanam varietas toleran dan menyemprotkan insektisida berbahan aktif dikofol atau tetradifon, pada saat penyemprotan larutan insektisida harus dicampur dengan deterjen. Fungsi dari deterjen adalah untuk menghancurkan bulu- bulu tungau merah sehingga insektisida yang disemprotkan sampai ke kulit tungau merah.

D. Hama Uret

Hama ini menyerangan bagian akar tanaman dengan gejala banyak tanaman muda yang mati dengan ditandai rusaknya akar batang tanaman hingan merembet ke umbi.

Pengendaliannya
Sebelum dilakukan penanaman setek yang akan ditanan di larutkan ke dalam campurkan sevin (fungisida)

1. PENYAKIT

A. Jamur Akar Putih

Penyakit yang sering menyerang tanaman singkong adalah jamur akar putih . Kondisi ini dipicu karenaa lahan yang sering ditanami singkong, pada saat panen sering umbi singkong tertinggal di dalam tanah. Umbi singkong ini akan menjadi busuk dan menjadi tempat berkembangnya jamur akar putih. Selain hal tersebut di atas, pemakaian pupuk kandang yang belum matang atau belum terfermentasi secara sempurna, dapat menjadi tempat berkembangnya jamur akar putih.

Gejala tanaman singkong yang terserang jamur akar putih antara lain:
a. Pertumbuhan tanaman merana,
b. Daun kuning dan berguguran,
c. Pertumbuhan vegetatifnya relatif berhenti, dan disekitar pangkal batang terdapat benang-benang putih yang merupakan miselium jamur akar putih.
d. Ketika dicabut ada umbi yang mulai membusuk.

Pengendalian. Sanitasi kebun/bersih dari sisa-sisa umbi yang busuk, Pengolahan lahan yang sempurna

B. Penyakit layu bakteri

Tanaman ubi kayu yang terserang layu bakteri mengeluarkan lendir disebabkan oleh bakteri. Dengan ditandai daun ? daun layu bersama-sama dan untuk sementara tetap melekat pada batang yang akhirnya mati
Pengendalian : Penanaman/penggunaan vareitas yang tahan seperti UJ-5, Sanitasi kebun yang sehat

Penyusun: Dede Rohayana, Nasriati

?

PENGUNJUNG

644

HARI INI

3712

KEMARIN

393569

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook