Gerbang Nasional

KEMENTAN TINGKATKAN KUALITAS SDM PERTANIAN MELALUI BIMTEK

Jum'at, 18 Mar 2022
Sumber Gambar : SIMURP

Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM pertanian. Kementan juga terus membantu petani untuk menggenjot produktivitas pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan Kementan, dengan meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan SDM menjadi fokus utama Kementan. Saat ini tantangan cuaca merupakan tantangan baru yang harus dihadapi, ada tiga agenda untuk menghadapi tantangan tersebut. Diantaranya perbaiki agenda intelektual atau mindset bagaimana menghadapi tantangan adaptasi situasi yang ada. Selanjutnya agenda manajemen terhadap tantangan yang ada dan mengubah perilaku budidaya pertanian dengan sistem teknologi digital.

“Saat ini kita masih dalam pemulihan Pandemi Covid-19, maka negara-negara G20 sepakat mengusung mandat zero hunger di tengah-tengah dampak perubahan iklim”, ujar Mentan SYL.

“Apa yang kita buat ini adalah sesuatu yang hebat, sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang sangat penting bagi negara bangsa dan rakyat. Menghadapi suatu tantangan yang ada dan kondisi yang unpredictable seperti climate change dan tentu dampak pandemi Covid-19, climate change seperti ini baru kita hadapi, oleh karena itu ini luar biasa, kondisi ini tidak bisa dispekulasi”, tambah Mentan SYL.

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, pelatihan harus mampu mengubah perilaku dalam jangka panjang.

“Penyuluh sebagai agen harus mengubah perilaku petani untuk dapat mengimplementasikan teknologi untuk mengenjot produktivitas. BPPSDMP Kementan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian melalui peningkatan kompetensi teknis, manajerial dan sosiokultural”, ungkap Kabadan.

Dedi juga menyerukan jika penyuluh andal akan meningkatkan produktivitas pertanian, lantaran peran pentingnya mendampingi dan mengawal petani. Karena penyuluh adalah garda terdepan pembangunan pertanian dan peningkatan produktivitas berada di tangan petani dan penyuluh.

Penyuluh juga harus membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan, meningkatkan agenda intelektual dan masalah-masalah teknis pembangunan pertanian, juga harus dibarengi dengan legal aspek, payung hukum mengenai kegiatan kita, siapa kita, dan bagaimana kita, tegas Dedi

Mendukung hal itu, sekitar 70 orang peserta penyuluh pertanian yang berasal dari 11 Kabupaten/Kota dan Provinsi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Angka Kredit Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakanan Provinsi Jambi, Kamis (16/3/2022).

Bimtek diinisiasi oleh para penyuluh dan tim penilai angka kredit didukung oleh Instansi Pembina untuk peningkatan kapasitas penyuluh dalam mempertanggung jawabkan tugas yang diembannya.

Mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian mengajak penyuluh untuk mengikuti Bimtek dengan baik guna meningkatkan kualitas diri. Hal ini, untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui kinerja yang dapat dipertanggung jawabkan.

"Tingkatkan kemampuan dan kapasitas diri apabila ingin kesejahteraannya meningkat melalui jalur jabatan fungsional dengan mampu menjadi agen pembangunan pertanian yang profesional untuk mendongkarak produksi," ujarnya.

Sedangkan menurut Narasumber Siti Nurjanah yang merupakan Penyuluh Pertanian Ahli Utama, Pusat Penyuluhan Pertanian menyampaikan sebagai jembatan, Penyuluh harus kuat dan kokoh. Sehingga proses transformasi produk inovasi teknologi akan berjalan baik dan peningkatan produksi akan tercapai,

Selain menjelaskan tentang payung hukum bagi pejabat fungsional Penyuluh Pertanian (Permenpan RB 35/2020) dan Tatacara pengajuan DUPAK serta Proses Penilaianny, Nurjanah juga menekankan agar penyuluh mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan mampu melaporkannya dengan barang bukti yang benar sehingga apa yang dikerjakan dilaporkan dan apa yang dilaporkan dikerjakan untuk diajukan sebagai bukti kinerja yang akan dinilai oleh tim penilai angka kredit.

Diharapkan, melalui Bimtek ini penyuluh melaksanakan tugas dan perannya dengan baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan untuk mendongkrak produktivitas pertanian. (SN/NF)

PENGUNJUNG

55715

HARI INI

73870

KEMARIN

50761347

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook