Gerbang Daerah
> >

Pengukuran Ph Tanah Di Subak Babakan Kerobokan

Jum'at, 14 Jan 2022
Sumber Gambar : Doc. Eka

Dalam budidaya pertanian peranan pH tanah merupakan faktor penting yang harus di ketahui agar keberhasilan budidaya dapat tercapai terutama terkait dengan proses penyerapan hara tanah oleh tanaman dan keberlangsungan organisme tanah. Cara mengetahui pH tanah yang paling akurat adalah menggunakan sebuah alat pengukur pH yang disebut dengan pH meter, dengan mengetahui pH tanah, petani bisa menentukan skala pH yang ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Pada Hari Kamis,  13 Januari 2022 telah dilaksanakan pengukuran pH tanah di lahan milik petani Wayan Sutama di Subak Babakan Desa Kerobokan Kecamatan Sawan. Pengukuran dilakukan bersama PPL Wilbin Desa Kerobokan dan POPT Kecamatan Sawan. Adapun hasil yang didapatkan dalam pengukuran pH tanah menggunakan pH meter yaitu skala 5.5. Nilai yang dihasilkan menunjukkan bahwa tanah dalam keadaan asam. Derajat keasaman atau pH tanah sangat mempengaruhi perkembangan mikro organisme di dalam tanah. Pada pH 5,5 – 7 bakteri dan jamur pengurai bahan organik dapat berkembang dengan baik.

PH tanah adalah suatu standar pengukuran tingkat keasaman atau kebasaan pada suatu lahan. Lahan dikatakan bersifat asam jika angka skala pH kurang dari 7 dan disebut basa jika skala pH lebih dari 7. Jika skala pH adalah 7 maka benda tersebut bersifat netral, tidak asam maupun basa. Kondisi tanah yang paling ideal untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman adalah tanah yang bersifat netral. Namun demikian beberapa jenis tanaman masih toleran terhadap tanah dengan pH yang sedikit asam, yaitu tanah yang ber pH maksimal 5.

Pemicu tanah menjadi lebih asam (pH lebih rendah) beberapa faktor penyebab antara lain:

  1. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tercucinya unsur hara pada tanah, kemudian berimplikasi pada terbentuknya tanah asam.
  2. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.
  3. Secara umum tanah dengan pH rendah merupakan tanah dengan kekurangan kalsium dan magnesium.

 

Cara menetralkan tanah yang asam adalah :

1. Pengaturan air

Air yang mengenang terlalu banyak menyebabkan tanah cenderung lebih asam

2. Pengapuran

Pemberian kapur ke tanah masam dapat mengubah pH tanah menjadi lebih netral. Untuk jenis kapur yang baik adalah jenis kapur magnesium atau dolomit yang bisa sekaligus mensuplai Ca dan Mg.

3. Pemberian bahan organik

Bahan organik selain dapat meningkatkan kesuburan tanah ternyata juga memiliki peranan penting dalam memperbaiki sifat fisik tanah. Peranan bahan organik ini dapat meningkatkan agregasi tanah, memperbaiki aerasi, serta membuat struktur tanah menjadi lebih remah sehingga mudah untuk diolah. Penanaman tanaman tertentu juga bisa membantu peningkatan kadar pH tanah

 

Penulis :  I Made Agus Satriawibawa, SP 

                 Ni Putu EKa Handayani, SP

 

PENGUNJUNG

53528

HARI INI

73870

KEMARIN

50759160

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook