Materi Lokalita
JAMBI > KOTA SUNGAI PENUH > PESISIR BUKIT

Budidaya Kangkung Darat

Selasa, 11 Jan 2022
Sumber Gambar : Koleksi Pribadi

Sayuran kangkung bisa kita temukan di pasar-pasar dan di lahan pertanian, harga kangkung di pasaran juga relatif cukup murah dan terjangkau. bisa di jual dengan harga satu ikat kangkung dengan harga Rp.2000 sampai 2.500 tergantung harga di pasaran.Kangkung darat adalah tanaman yang sangat mudah sekali di budidayakan.Kangkung darat mempunyai Ciri-ciri yang khas yang terdapat pada corak warna daun yang hijau cerah,bunga yang putih dan batang dahang ujung pohonnya yang meruncing kecil, Daun kangkung darat yang tipis dan kecil-kecil.Cara mendapatkan bibit kangkung darat juga cukup mudah kita bisa temukan di toko toko bibit tanaman. atau mendapatkan dengan cara menyetek tanaman kangkung darat yang ada. kangkung juga dapat diusahapan di lahan pekarangan guna kecukupan gvizi Keluarga. 

Berdasarkan tempat tumbuhnya kangkung dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Kangkung Darat

  • Tumbuh di tempat kering atau tegalan
  • Batang berbentuk lebih kecil dengan warna putih kehijauan
  • Daun lebih sempit, berbentuk lebih tipis dan lebih lunak
  • Warna bunga umumnya terlihat putih

2. Kangkung Air

  • Tumbuh ditempat berair dan basah seperti di genangan sawah, parit dan kolam.
  • Batang terlihat lebih besar dan berwarna hijau pekat
  • Daun berbentuk lebih lebar dan lebih keras
  • Warna bunga terlihat putih kemerahan

Persiapan Lahan

Sebaiknya menanam kangkung darat cabut lakukan di area persawahan biar terkena sinar matahari yang cukup dan usahakan jangan terlalu jauh dari perairan,lahan yang harus di persiapkan untuk  budidaya kangkung yaitu:

  1. Lahan harus di cangkul terlebih dahulu
  2. Buatlah bedengan persegi panjang
  3. Lebar lahan yang mau di buat minimal 30-40cm
  4. Tinggi kedalaman untuk penampungan air 20-30cm dan panjang bedengan sesuai dengan lahan masing-masing
  5. Bedengan di gembur dengan cangkul hingga merata dan halus bersihkan semua rumuput-rumput liar di sekitar bedengan

Proses Pemupukan

Setelah proses pengolahan lahan selesai berikanlah pupuk kandang sebelum biji atau tunas di tanam dengan jarak 4 hari,pengalaman saya dalam meberi pupuk kandang pada lahan 8×12 saya beri 4 kantong dengan berat 50,kg,sbenernya tanaman kangkung darat cukup di bilang sangat kebal terhadap cuaca dan kondisi tanah yang lembab

Proses pemberian pupuk pada saat usia umur tanaman kangkung darat berkisar 14 hari. cukup di beri pupuk garam dan urea sekali sampai proses pemanenan juga tidak bermasalah,selain meringankan pengeluaran juga bisa di bilang ngirit

Cara Penanaman Kangkung Darat

Ada 2 tehnik penanaman kangkung darat yang bisa teman-teman lakukan yaitu;dengan cara biji di tebar dan  di tugal

  1. Kalo proses penanaman bibit kangkung darat dengan cara di tebar maka hasilnya kurang maksimal (bagus) nanti hasil pertumbuhanyapun akan sangat rapat dan tidak teratur
  2. Jadi sebaiknya dalam proses penanaman kangkung darat alangkah baiknya dengan cara di tugal saja dengan jarak tanam maxcimal 5-6cm,walaupun dengan cara di tugal proses penanamannya agak lama  tapi hasilnya akan sangat bagus dan rajin nantinya

Penjarangan Dan Penyulaman

Bila tanaman kangkung darat terlalu lebat maka akan sangat keliatan tidak rajin,jadi dalam menanam  tanaman kangkung darat biar menghasilkan hasil yang bagus maka diperlukan penjarangan

Apabila tanaman banyak yang mati, Sebaiknya segeralah dilakukan penyulaman dan diganti dengan bibit yang telah disiapkan sebelumnya begitupula sebaliknya,apabila di dalam satau rumpun tanaman kebanyakan maka segeralah lakukan pemisahan minimal dalam satu rumpun ada 3-4 batang kangkung saja

Penyiangan

Penyiangan dilakukan jika di dalam budidaya kangkung darat terdapat rumput liar Atau gulma. Penyiangan ini dilakukan setiap 2 minggu sekali.Rumput liar akan sangat mengganggu vermentasi pertumbuhan bibit kangkung darat.

Maka dari itu harus di lakukan pembersihan dengan cara manual yaitu dengan di cabut-cabut rumput liarnya dengan tangan sampai tak tersisa sedikitpun 

Pemeliharaan Dan Perawatan Kangkung Darat

Sebaiknya lakukanlah penyiraman setiap pagi dan sore penyiraman juga bisa di lakukan menurut cuaca,dan musim.kalo budidaya tanaman kangkung darat pada musim kemarau sebaiknya di lakukan penyiraman setiap hari

Dan apabila pada musim penghujan lakukanlan fermentasi dan selalu mengecek kondisi lahan,kalo telalu banyak air yang mengedap akan mengakibatkan tanaman menjadi daunya layu,menguning dan mengakibatkan kematian

Jenis Hama yang menyerang Tanaman kangkung darat Adalah;

  1. Ulat
  2. Serangga
  3. Belalang yang memakan dedaunan

Cara mengusir semua mamalia itu cukup lakukanlah penyemprotan dengan obat pembunuh hamma seperti Sevin. Untuk memberantas ulat daun ini menggunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan Dosis sebesar 2 cc per liter air lalu semprotkan pada tanaman kangkung darat. Pada waktu membasmi hama, sebaiknya lahan dikeringkan terlebih dahulu  selama 4-5 hari sebelum penyemprotan hal ini untuk mencegah obat-obat yang kita semprotkan tidak pergi dari lahan yang di semprot,bila lahan yang akan di semprot ada airnya maka secara otomatis obat yang kita berikan akan hanyut bersama air yang ada,dan penyemprotan ini akan sia-sia saja,jadi sebaiknya lahan dikeringkan terlebih dahulu

Panen Tanaman Kangkung Darat

  • Pemanenan tanaman kangkung darat bisa di lakukan setelah umur kangkung sudah mencapai usia 30-40 hari.pemanenan juga bisa di lakukan dengan Dua cara yaitu;dengan di cabut atau di potong paling bawah batangnya
  • Proses pemanenan juga bisa di lakukan dengan dua cara tersebut,tapi kalo menurut saya mendiing di potong saja batang pohonya kan masih bisa tumbuh lagi dan bisa di budidayakan kembali juga bisa mengurangi pengeluaran Uang untuk membeli bibit lagi
  • Perlu anda ketahui kangkung darat juga bisa di lakukan pemanenan dalam sekali tanam 3 kali pemanenan lohh bahkan bisa lebih, Setelah panen pertama selesai anda hanya membutuhkan 5 – 7 hari saja Bisa memetik kembali kangkung kangkungnya.nah Oleh karena itu, setiap bulannya anda bisa panen sampai 6 kali Sedangkan kalo yang di cabut sampai akarnya cuma bisa menghasilkan proses pemanenanya cuma sesekali saja.

 

 

Penulis : Suci Nola Ashari, SP / PPL BPP Pesisir Bukit

PENGUNJUNG

58573

HARI INI

73870

KEMARIN

50764205

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook