Gerbang Nasional

Kementan Perkuat Kapasitas Penyuluh dan Petani Lewat 3 Program Aksi BPPSDMP

Senin, 10 Jan 2022
Sumber Gambar : Pusat Penyuluhan Pertanian

JAKARTA - Kementerian Pertanian terus memaksimalkan kinerja program-program utamanya. Dengan mengedepankan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural, Tahun 2022 Kementan akan meningkatkan kapasitas SDM pertanian yang menjadi titik ungkit pembangunan pertanian di masa depan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) optimis sektor pertanian akan mampu tumbuh positif. Karena, selama dua tahun terakhir, sektor pertanian telah membuktikan diri mampu mengawal ekonomi nasional tetap tumbuh meyakinkan.

"Untuk menyikapi tantangan terbesar yakni perubahan iklim, seluruh jajaran Kementan, termasuk BPPSDMP, harus mengubah strategi pembangunan pertanian dengan menerapkan teknologi dan riset yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim, pemanasan global dan krisis air," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menjelaskan dukungan-dukungan yang diberikan BPPSDMP terhadap program kegiatan-kegiatan BPPSDMP yang menjadi skala prioritas.

"Di antaranya adalah Penguatan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Penguatan Penyelenggaraan Pendidikan Vokasi Pertanian, Penguatan Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Profesi Pertanian, dan Penguatan Reformasi Birokrasi BPPSDMP yang efektif dan efisien," katanya.

Sedangkan yang menjadi super prioritas yakni Pengawalan dan Pendampingan Korporasi Petani di Lokasi Food Estate.

Dedi juga mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk terlibat dan totalitas mendukung program-program utama dimaksud dengan segera menyusun PIC untuk masing-masing kegiatan.

"Tunjukan bahwa BPPSDMP dapat menjadi pionir untuk peningkatan kapasitas penyuluh dan petani. Kita harus bekerja keras, Cepat, Cermat dan Akurat. Tinggalkan cara-cara lama dan gunakan cara-cara baru berbasis IoT,” tegas Dedi.

BPPSDMP juga mempunyai 3 Program Aksi untuk mendukung tujuan pembangunan pertanian.

"Yaitu penguatan Kostratani, penumbuhan Pengusaha Petani Milenial serta dukungan terhadap Program Utama Kementerian Pertanian," ujar Kabadan lagi.

Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, pada Koordinasi Kegiatan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian TA 2022, Jum’at (7/1/2022), di Serpong, mengajak seluruh pegawai Pusat Penyuluhan Pertanian untuk lebih bekerja lebih giat lagi di tahun 2022.

Bustanul menghimbau kepada seluruh staf harus mengetahui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Pusluhtan.

"Startnya sama dan spiritnya harus sama karena tugas Pusluhtan untuk tahun ini luar biasa, data luar biasa dan semuanya harus siap. Selama penugasan lakukan yang terbaik dan output harus diutamakan dan diperbanyak lagi," katanya.

Bustanul juga mengajak seluruh staf untuk membangun komitmen dengan penuh tanggung jawab.

"Lakukan koordinasi antar sektor dan segera konsolidasi dengan seluruh tim," tegas Bustanul.

Selain itu, tujuan dilaksanakan koordinasi tersebut untuk menyamakan persepsi dan arahan kebijakan Pusluhtan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Koordinator dan Sub Koordinator lingkup Pusluhtan, Manajer PHLN (SIMURP dan IPDMIP), Penyuluh Pertanian Pusat dan seluruh staf Pusat Penyuluhan Pertanian. (NF)

PENGUNJUNG

54507

HARI INI

73870

KEMARIN

50760139

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook