Materi Penyuluhan

PENUMBUHAN PETANI MILENIAL

Jum'at, 07 Jan 2022
Sumber Gambar :

Minat generasi muda di bidang pertanian cenderung mengalami penurunan dan lebih banyak generasi muda yang ingin bekerja di kota (sektor industri, jasa, dan lainnya). Mendorong generasi muda agar tertarik pada sektor pertanian sangat penting dengan memberikan stimulus diantaranya pendidikan dan pelatihan vokasi pertanian, fasilitasi pembelajaran melalui demplot (teknik budidaya dan pasca panen), pengawalan akses KUR, pengukuhan Duta Petani Milenial/Petani Andalan (DPM/DPA), Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), penguatan korporasi petani, sehingga dapat tumbuh menjadi pengusaha pertanian milenial yang tangguh. Generasi milenial sangat akrab dengan teknologi modern, khususnya teknologi komunikasi dan informasi, serta media sosial. Generasi milenial yang tanggap dan adaptif terhadap kemajuan teknologi dan memiliki daya kreativitas tinggi, menjadikan peluang untuk menjadi wirausaha muda di bidang pertanian semakin terbuka lebar. Penumbuhan petani milenial bertujuan: (1) meningkatkan minat generasi muda pertanian untuk berusahatani; (2) menciptakan pengusaha pertanian yang adaptif terhadap perubahan teknologi yang modern; (3) menciptakan lapangan kerja; dan (4) regenerasi petani.

Sasaran penumbuhan petani milenial meliputi: (1) mahasiswa, siswa, alumni pendidikan vokasi pertanian dan perguruan tinggi mitra; (2) peserta pelatihan dan atau permagangan di bidang pertanian; (3) pelaku utama maupun pelaku usaha lainnya yang dibina  Kementerian Pertanian. Adapun program penumbuhan petani milenial dilaksanakan melalui kegiatan:

  1. Pendidikan Vokasi

Kementerian Pertanian memiliki 7 Politeknik Pembangunan dan 3 Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP). Politeknik dan SMK-PP mendidik calon generasi muda pertanian yang siap bersaing, baik lokal maupun global. Lulusan diharapkan mampu adaptif dengan teknologi, sehingga pembangunan pertanian lebih efektif dan efisien. Data mahasiswa yang mengikuti pendidikan vokasi tahun 2021 sebanyak 6.701 orang yang berasal dari seluruh Indonesia.

  1. Pelatihan Vokasi

Pelatihan vokasi ditujukan untuk menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing dalam melaksanakan usaha taninya. Pelatihan vokasi ditekankan pada peningkatan kompetensi di bidang budidaya, pengolahan hasil pertanian dan manajeman usaha yang berorientasi ekspor.

  1. Pemberdayaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S)

Pemberdayaan P4S ditujukan utamanya kepada petani yang menonjol dari segi kompetensi dan pengalamannya dalam berusahatani. Biasanya anggota P4S merupakan penyuluh swadaya yang aktif melakukan pengawalan dan pendampingan kepada sesama petani.

  1. Branding Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA)

Kementerian Pertanian pada tahun 2020 mengukuhkan 67 orang DPM/DPA. DPM/DPA yang direkrut merupakan petani milenial yang sudah memulai usahatani dan mampu menjaring kemitraan dengan petani lainnya. Selanjutnya DPM/DPA ini harus menjadi champion di wilayah masing-masing dengan melakukan resonansi atau aktivasi kepada petani sekitar melalui pendampingan dalam pelaksanaan usaha pertanian. Selain itu, DPM/DPA aktif membangun kemitraan dengan petani lainnya, serta dengan offtaker, baik dalam maupun luar negeri. Sampai akhir tahun 2020, DPM/DPA melakukan resonansi dan aktivasi pada petani lainnya sekitar 6.850 orang. Adapun tahun 2021 Kementerian Pertanian akan mengukuhkan 1.000 orang DPM/DPA dari seluruh Indonesia.

  1. Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP)

PWMP merupakan program yang bertujuan untuk menumbuhkan pengusaha pertanian milenial yang baru menyelesaikan sekolah/studi (fresh graduate). Sasaran PWMP meliputi siswa, mahasiswa dan alumni fakultas pertanian yang memiliki minat menjadi pengusaha pertanian. Sampai dengan tahun 2020 ada sekitar 1.749 orang yang menerima program PWMP dan tahun 2021 akan ada 190 kelompok atau 570 orang penerima PWMP.

  1. Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS)

Program YESS merupakan program kewirausahaan dan layanan dukungan ketenagakerjaan bagi petani milenial di pedesaan untuk penumbuhan wirausaha atau pencari kerja di sektor pertanian. Program YESS dirancang untuk merespon isu strategis 69% petani Indonesia berusia tua, sehingga perlu regenerasi petani. Selain itu, untuk menarik minat generasi muda, YESS menyediakan stimulan seperti halnya PWMP yang merupakan embrio pengembangan kewirausahaan muda pertanian. Target program YESS tahun 2021 sebanyak 5.000 pemuda tani. (Purnomojati Anggoroseto, SP, MSi/Penyuluh Pertanian Ahli Muda)

PENGUNJUNG

51099

HARI INI

73870

KEMARIN

50756731

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook