Materi Lokalita
SUMATERA BARAT > KABUPATEN SOLOK > GUNUNG TALANG

Sekolah Lapang Tingkatkan Keterampilan Kelompoktani

Jum'at, 31 Des 2021
Sumber Gambar : Doc.pribadi

    Perjalanan dari Padang ke arah Solok, melewati area perkantoran Bupati Solok di Arosuka dengan pemandangan yang sungguh mempesona. Area perkantoran yang anggun dan astri, rumah, pusat perbelanjaan, sawah dan ladang terhampar saling bersaing untuk menunjukkan eksistensinya. Semuanya itu ternyata berada  di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Kecamatan Gunung Talang terletak di pinggang Gunung Talang,   terdiri dari 8 Nagari yaitu : Cupak, Jawi-Jawi Guguak, Talang, Sungai Janiah, Koto Gadang Guguak, Koto Gaek Guguak, Batang Barus, dan Aie Batumbuak. Sebagian besar mata pencarian penduduk kecamatan Gunung Talang,  yaitu bertani.

    Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Gunung Talang dipercaya mengelola kegiatan Sekolah Lapang Inovasi Teknologi Pertanian Tahun Anggaran 2021. Dalam hal ini maka dipilih   Sekolah Lapang Teknologi Jajar Legowo ( Jarwo ) Super dengan pesertanya 10 kelompoktani sebagai lokasi demplot Labor Lapangnya, dan 10 kelompoktani terdampak. Labor Lapang berlokasi di Nagari Jawi-Jawi, sementara kelompok terdampaknya berada di nagari Jawi-Jawi dan Nagari lain di kecamatan Gunung Talang yang merupakan usaha dominannya bercocok tanam padi.

     Balai Penyuluhan Kecamatan Gunung Talang  berada di Nagari Jawi-Jawi Guguak.  Nagari Jawi-Jawi, merupakan Nagari cagar budaya dengan bermacam objek wisata, antara lain : Guak Kuok, Rumah Pohon, Kapalo Banda, hamparan Sawah Tangah, jorong Pinang Sinawa. Tiga kelompoktani yang merupakan Labor Lapang dari Sekolah Lapang Inovasi Teknologi Pertanian Kecamatan Gunung Talang berlokasi di Sawah Tangah ini. Hamparan sawah Tangah yang berjenjang, bagaikan permadani yang menghijau dapat kita saksikan dari kejauhan.

    Ada bermacam metode penyuluhan pertanian diantaranya :Anjangsana, Ceramah, Demonstrasi (demplot, demfarm, dem area), Kursus Tani, Mimbar Sarasehan, Pameran, Lomba, Diskusi, Temu Karya, Temu Lapang, Temu Tugas, Temu Usaha, Temu Wicara, Widyawisata, Karya Wisata, Sekolah Lapang dan Magang.  Kali ini metode penyuluhan yang digunakan adalah Sekolah Lapang.

       Sekolah Lapang dan demonstrasi merupakan cara yang efektif dalam penyuluhan, dimana transfer ilmu dengan cara menyaksikan dan mempraktekkan sendiri suatu teknologi, sehingga lebih mudah untuk diterapkan. Pengurus dan anggota kelompok menjadi terampil dalam melakukan cocok tanam Jarwo. Awalnya anggota kelompoktani menyatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan cocok tanam Jarwo tersebut. Caranya sulit, membutuhkan tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak. Kemudian dari diskusi dengan beberapa pengurus dan anggota Kelompoktani Labor Lapang  Sekolah Lapang Inovasi Teknologi Pertanian Jarwo Super di hamparan Sawah Tangah Nagari Jawi-Jawi ini, menuturkan bahwa ternyata bertanam jarwo itu mudah, setelah mereka  mengikuti bermacam teori dan praktek langsung di lahan Sekolah Lapang Inovasi Teknologi Jarwo Super tersebut. Keterampilan  yang telah didadapatkan, tidak disia-siakan. Pengurus kelompoktani Sawah Tangah, Harapan dan Manggih Sakato, setiap ada demo cara bertanam jarwo, membantu untuk memberikan contoh pada kelompoktani lain dalam mempraktekkannya. Itu yang terjadi setelah adanya Sekolah Lapang ini.

      Begitu efektifnya cara ini, kelompoktani Labor Lapang pesrta Sekola Lapang di Nagari Jawi-Jawi berlomba-lomba untuk bertanam Jarwo sehingga jauh melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya, Alhamdulillah. Prestasi ini diharapkan tetap berlanjut, jangan hanya ada sewaktu ada Sekolah Lapang saja. Dari pengambilan ubinan padi yang telah panen, dilakukan di beberapa lokasi tanam Jarwo Labor Lapang ini menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari ubinan padi yang panen dengan cara bercocok tanam secara biasa atau konvensional. (Susi Warman, SP).

 

PENGUNJUNG

54030

HARI INI

73870

KEMARIN

50759662

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook