Gerbang Nasional

Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan KEP diKabupaten Sumba Tengah

Jum'at, 25 Nov 2022
Sumber Gambar : PUSLUHTAN

[SUMBA TENGAH] Kementerian Pertanian melalui Pusat Penyuluhan Pertanian terus berupaya untuk melakukan penguatan fungsi penyuluhan pertanian untuk mendukung peningkatkan pencapaian pangan nasional.  Penguatan fungsi penyuluhan pertanian tersebut dapat dilakukan dengan penguatan sinergi hubungan kerja antara pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan didalam beberapa kesempatan bahwa penyuluh merupakan ujung tombak pertanian.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Penyuluh turut berperan dalam kesuksesan pertanian. Oleh sebab itu, penguatan pertanian terus kita lakukan," kata SYL.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi bahwa penyuluh memiliki peran yang sangat penting.

"Penyuluh itu adalah sahabatnya petani. Sosok yang turut berperan dalam kesuksesan dan peningkatan produktivitas pertanian. Penyuluh harus selalu meningkatkan pengetahuan untuk memastikan produksi tidak terganggu," ujar Dedi Nursyamsi.

Sementara itu Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh), Bustanul Arifin Caya melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Tengah dalam rangka Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) pada Kamis (24/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Sumba Tengah, Penyuluh Pertanian, Koordinator Penyelenggaraan Penyuluhan Pertankan, Koordinator BPP lingkup Kab. Sumba Tengah, Pengurus Gapoktan Bersama lingkup Kab. Sumba Tengah dan Alumni Polbangtan Malang.

Pada arahannya, Bustanul mengajak penyuluh pertanian untuk terus meningkatkan kompetensinya untuk memaksimalkan peran dan fungsi penyuluhan pertanian.

"Penyuluh Pertanian sebagai garda terdepan harus bisa mengupgrade kemampuan dan ilmunya agar bisa mendampingi petani untuk melakukan transformasi dari kelembagaan petani menjadi KEP dengan jejaring kemitraan yang lebih kuat" ungkap Bustanul.

 Bustanul juga menghimbau alumni polbangtan malang yang hadir dan mengikuti program magang di lokasi FE Sumba Tengah agar dapat membantu mendampingi penyuluh dan petani di lokasi FE.

Kabupaten Sumba Tengah merupakan lokasi strategis yang mendapatkan perhatian khusus oleh Menteri Pertanian karena memiliki potensi yang luar biasa.

Kapusluh berharap Kelembagaan Petani dan KEP di Food Estate (FE) terus didorong agar mampu mengintegrasikan dari hulu hingga hilir dan menghasilkan output berupa olahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan nilai jual dan pendapatan bagi petani.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten  Sumba Tengah mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Presiden dan Menteri Pertanian Republik Indonesia, karena berkat adanya Food Estate yang berbasis korporasi petani, Kabupaten Sumba Tengah dapat menyokong beras sebagai bahan pangan untuk kabupaten sekitar.

“Penyuluh harus tetap semangat dan kreatif ditengah keterbatasan. Lakukan penyuluhan dan pendampingan sesuai dengan situasi dan kondisi lapangan hingga tuntas". pungkas Bustanul memberikan motivasi kepada penyuluh pertanian diakhir kegiatan. IM

PENGUNJUNG

26393

HARI INI

105217

KEMARIN

51371417

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook